Gus Mus: Tidak Masalah Memuji Pilihan Sendiri Setinggi Langit, Asal Tidak Menghujat Pilihan Orang Lain

- Penulis

Rabu, 27 November 2024 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, SUARAMUDA
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus, menyampaikan pandangan mendalam terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Dalam program Gethok Tular Demokrasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah pada Rabu (27/11), Gus Mus menegaskan pentingnya menjadikan pilkada sebagai ajang demokrasi yang damai dan menggembirakan.

“Kita sudah terbiasa, masyarakat sudah biasa, ini sudah berkali-kali, datang ke TPS nyoblos pilihannya,” ujar Gus Mus melalui kanal YouTube KPU Jateng.

Menurutnya, pilkada sebagai pesta demokrasi semestinya dipenuhi kegembiraan, bukan konflik yang memecah belah masyarakat.

Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin ini juga menyoroti pentingnya kampanye dan debat kandidat sebagai sarana masyarakat mengenal calon pemimpin mereka.

“Makanya ada kampanye, debat kandidat, itu untuk menunjukkan kepada masyarakat apa sebenarnya program dan visi para calon ini,” jelasnya.

Pesta Demokrasi, Bukan Ajang Permusuhan
Dalam acara tersebut, anggota KPU Jawa Tengah, Muhsin Aisha, memperkenalkan tagline Pilkada 2024: Luwih Bejik, Luwih Nyenengke. Ia meminta pandangan Gus Mus terkait penyelenggaraan pilkada dalam perspektif budaya dan agama.

Gus Mus menegaskan, pilkada adalah pesta rakyat yang harus membawa kegembiraan. “Pesta rakyat, yang namanya pesta, harus menggembirakan. Rakyat harus gembira,” tegasnya. Ia juga berpesan kepada para kandidat agar tidak membeda-bedakan rakyat setelah terpilih.

“Yang memilih ini adalah rakyatnya semua, baik yang memilih dia maupun kandidat lain,” tambah Gus Mus.

Ia juga menekankan pentingnya menghindari konflik berkepanjangan akibat perbedaan pilihan. “Mereka mungkin ramai sebentar, setelahnya guyup lagi. Kalau sampai kerengan (permusuhan berkepanjangan), itu zaman kuno,” ungkapnya.

Pesan untuk KPU dan Masyarakat
Menutup pandangannya, Gus Mus berpesan kepada KPU Jawa Tengah agar terus mengedukasi masyarakat untuk menjaga pilkada dari praktik negatif, seperti kampanye hitam.

“Pujilah pilihan milik sendiri setinggi langit, tidak masalah, asal tidak menghujat pilihan orang lain,” katanya.

Ia menganalogikan sikap tersebut seperti memuji pasangan sendiri tanpa merendahkan pasangan orang lain. Pesan Gus Mus mencerminkan harapan agar pilkada menjadi ajang demokrasi yang mendewasakan dan memperkuat persatuan bangsa.

Melalui pemikiran-pemikiran tersebut, Gus Mus kembali menunjukkan kebijaksanaannya sebagai tokoh bangsa yang terus menyerukan kedamaian dan keharmonisan dalam keberagaman.

Baca Juga :  Idul Fitri, GEMABUDHI Sulawesi Selatan Tegaskan Meneguhkan Toleransi, Merawat Kebersamaan
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB