Polres Tanah Karo, Kunjungi Posko Pengungsi Pasca Bencana Banjir dan Longsor di Kecamatan Juhar

- Penulis

Minggu, 27 Oktober 2024 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KARO – Polres Tanah Karo melalui Polsek Juhar, mengunjunjungi posko penggungsi pasca bencana banjir dan longsor di Kecamatan Juhar, Sabtu (26/10/2024), pukul 10.30 WIB.

Dalam kunjungannya itu, personil Polsek Juhar melakukan patroli serta peninjauan ke posko pengungsian yang berlokasi di SD Negeri 040555 Juhar Perangin-angin, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo.

Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Sabhara Polsek Juhar Aipda R. Ginting, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Juhar, Bripka Toni Susanto Surbakti. Selanjutnya mereka meninjau kondisi para pengungsi yang berasal dari Desa Ketaweran, yang terdampak parah akibat bencana alam banjir dan longsor beberapa hari lalu.

Suasana Polsek Juhar bersama anggota TNI yang bertugas saat mengunjungi Posko penggungsi pasca bencana banjir dann longsor di kecamatan juhar, pada hari, Sabtu (26/10/2024)

Dalam hal ini, Kapolsek Juhar, AKP Anggiat Nainggolan, S.H., menjelaskan kepada sejumlah wartawan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan situasi pengungsian tetap aman dan kondusif, disamping itu, mendengarkan keluhan maupun kebutuhan para pengungsi.

“Kami ingin memastikan bahwa saudara saudara kita yang terdampak bencana mendapatkan perhatian yang layak serta kenyamanan selama berada di posko pengungsian. Selain patroli rutin, kami juga berupaya menampung segala bentuk keluhan agar bisa segera ditindak lanjuti bersama pihak terkait,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  Tekan Lakalantas di Titik Rawan Jangga Dolok, Pemkab Toba Bersama Instansi Terkait Bahas Solusinya

Disamping itu Kapolsek Juhar memastikan bahwa seluruh personel akan terus mendampingi warga terdampak hingga kondisi kembali normal.

Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat dan pihak terkait untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu mungkin bisa saja terjadi di wilayah Kabupaten Karo. Kegiatan tersebut berjalan aman tertib dan lancar. (Red)

Pewarta : Roy Prawira Pandia

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB