PCINU Suriah Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional 2024: Menggelorakan Semangat Kebangsaan di Negeri Syam

- Penulis

Jumat, 25 Oktober 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 dengan rangkaian acara inspiratif mulai 22 Oktober hingga 15 November 2024 oleh PCINU Suriah/ dok: istimewa

Suasana peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 dengan rangkaian acara inspiratif mulai 22 Oktober hingga 15 November 2024 oleh PCINU Suriah/ dok: istimewa

SUARAMUDA, DAMASKUS, SURIAH — Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul ‘Ulama (PCINU) Suriah di Damaskus memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 1446 H/2024 M dengan rangkaian acara inspiratif mulai 22 Oktober hingga 15 November 2024.

Perayaan ini tak sekadar seremoni, namun juga sarana membangkitkan semangat kebangsaan serta mengenang jasa para santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, terinspirasi dari semangat Resolusi Jihad yang dikeluarkan KH. Hasyim Asy’ari pada 1945.

Rangkaian acara HSN kali ini akan menampilkan kegiatan seminar dan webinar bertajuk “Indonesia Emas 2045,” yang akan mempertemukan para Nahdliyyin dari seluruh dunia untuk membahas peran strategis santri dalam membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa narasumber utama yang turut menyampaikan pandangan dan kajian mereka termasuk para masyayikh terkemuka seperti Syekh Taufiq Romadhon Al Buthi, Ketua Robithoh Ulama Syam, serta tokoh Indonesia, di antaranya Gus Nadirsyah Hosen dan Kyai Ulil Absar Abdalloh.

Baca Juga :  Duh! KBRI Damaskus Evakuasi 37 WNI dari Suriah, Apa Sudah Tak Aman Lagi?

Selain itu, PCINU Suriah juga mengadakan berbagai lomba baik internal maupun eksternal, seperti tilawah, cerdas cermat, dan lomba esai bertemakan keislaman dan kebangsaan.

Para pemenang akan diumumkan pada acara puncak di KBRI Damaskus, di mana mereka berkesempatan untuk menerima penghargaan secara langsung.

Ketua Robithoh Ulama Syam, Syekh Taufiq Romadhon Al Buthi/ dok: istimewa

Di Suriah, peringatan HSN memiliki makna yang sangat istimewa bagi para santri dan ulama diaspora Indonesia.

Selain menjadi momen untuk menghormati perjuangan santri, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara para santri Indonesia di Suriah dengan komunitas internasional, memperkuat ikatan keislaman dan kebangsaan yang mereka junjung.

“Kami berharap perayaan ini bisa menjadi momentum yang menyatukan komunitas santri diaspora, serta mengingatkan generasi muda akan pentingnya peran santri dalam sejarah dan masa depan Indonesia,” ujar Sayyed Ali selaku ketua panitia HSN tahun ini.

Baca Juga :  Begini Kemeriahan Malam Tahun Barunan di Semarang: Mulai 'Bebakaran' hingga Pesta Kembang Api

Melalui kegiatan Hari Santri Nasional di Suriah, PCINU ingin menghidupkan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan ajaran Islam dalam jiwa santri dan masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.

Dengan keteladanan santri, diharapkan kontribusi nyata dapat terus mengalir, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga untuk perdamaian dan kesejahteraan dunia.

Puncak acara yang akan berlangsung di KBRI Damaskus pada 15 November mendatang diharapkan dapat memperkokoh semangat santri untuk terus berkarya dan berkontribusi, membawa Indonesia berwibawa di mata dunia. (Red)

Penulis: Muhammad Setia, PCINU Suriah

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB