Tandai Langkah Penting Dunia Akademis dan Industri, ITSNU Pekalongan Siapkan 316 Wisudawan Siap Terjun Lapangan

- Penulis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 01:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, PEKALONGAN — Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan sukses menggelar Wisuda ke-3 Program Ahli Madya dan Wisuda ke-2 Program Sarjana tahun 2024. Wisuda tersebut berlangsung di Ballroom Parkside Mandarin Hotel Pekalongan, Rabu (16/10/2024).

Sebanyak 316 mahasiswa dari berbagai program studi diwisuda, menandai kesiapan mereka memasuki dunia kerja, khususnya untuk kawasan industri di Pekalongan dan Batang.

Rektor ITSNU Pekalongan, Prof Rizqon Halal Syah Aji, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi para wisudawan. Ia menjelaskan, industri di wilayah Pekalongan dan Batang sangat membutuhkan kontribusi lulusan ITSNU Pekalongan, terutama dalam mengisi berbagai posisi pekerjaan yang sedang dibuka oleh perusahaan-perusahaan baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebetulan sekali, saat ini banyak perusahaan yang sedang membuka lapangan pekerjaan baru, dan kompetensi lulusan kami sangat sesuai dengan kebutuhan industri tersebut. Ini kesempatan emas bagi para lulusan untuk langsung terserap di dunia kerja,” ujar Prof Rizqon.

Baca Juga :  Mahasiswa UMM Bangun Kincir Angin Untuk Pengairan Sawah di Desa Tawangrejo, Blitar

Dalam wisuda kali ini, ITSNU Pekalongan meluluskan 66 mahasiswa dari program S-1 Teknologi Informasi, 78 mahasiswa S-1 Informatika, 26 mahasiswa S-1 Teknik Industri, dan 16 mahasiswa S-1 Fisika.

Selain itu, 20 lulusan dari D-III Kriya Batik, 54 lulusan D-III Administrasi Perkantoran, serta 56 lulusan D-III Akuntansi turut meramaikan acara wisuda tersebut.

Simak Pesan Pak Rektor!

Prof Rizqon, yang juga merupakan anggota Lembaga Perguruan Tinggi (LPT) PBNU, berpesan kepada para wisudawan agar selalu menjunjung tinggi kejujuran dan amanah dalam menjalankan profesi mereka.

Menurutnya, sifat shiddiq (jujur) merupakan fondasi utama dalam mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

“Ilmu tanpa kejujuran tak akan membawa manfaat. Di dunia kerja, yang utama bukan sekadar kecakapan ilmu, tetapi kejujuran dan amanah yang harus dijaga. Dengan begitu, suasana di tempat kerja akan kondusif dan keilmuan Anda dapat benar-benar bermanfaat,” pesannya.

Baca Juga :  Digelar Hari Ini, Wakil Rektor Bidang Akademik Buka Orientasi Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains NU Pekalongan

Prof Rizqon juga menegaskan pentingnya memegang teguh karakter Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan oleh Nahdlatul Ulama dan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU).

Lebih lanjut, Prof Rizqon mengibaratkan keilmuan dan pekerjaan sebagai dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Baginya, belajar dan bekerja adalah wujud apresiasi terhadap potensi diri yang harus terus dikembangkan.

“Belajar bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal untuk terus mengembangkan diri di dunia kerja. Kalian adalah aset penting, tidak hanya untuk industri, tapi juga untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Wisuda ini menandai langkah penting bagi ITSNU Pekalongan dalam memperkuat hubungan antara dunia akademis dan industri, sekaligus membuktikan kontribusinya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap terjun ke lapangan kerja. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB