Karena Prosa Puitisnya Intens, Novelis Korea Han Kang Sabet Nobel Sastra 2024

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG —Penyelenggara Hadiah Nobel Sastra Akademi Swedia mengumumkan, pemenang tahun ini adalah novelis asal Korea, Han Kang. Sekretaris Akademi Swedia, Mats Malm, mengatakan Han Kang diberikan anugerah karena prosa puitisnya yang intens dan menghadapi trauma sejarah.

“Karya-karyanya juga menyingkap kerapuhan kehidupan manusia,” ucapnya dalam siaran streaming Nobel Prize pada Kamis (10/10/2024).

Han Kang lahir pada 1970 di kota Gwangju, Korea Selatan sebelum pindah ke Seoul bersama keluarganya di usia 9 tahun. Dia berasal dari latar belakang sastra.

Ayahnya seorang novelis terkenal. Selain menulis, ia juga mengabdikan dirinya pada seni dan musik, yang tercermin dalam seluruh karya sastranya.

Alfred Nobel yang dikenal sebagai penemu bom menandatangani surat wasiat terakhirnya yang memberikan sebagian besar kekayaannya untuk pendirian Hadiah Nobel.

Hartanya bakal diberikan kepada orang dengan kategori menghasilkan karya paling luar biasa dan idealis.

Sejak tahun 1901, 116 hadiah Nobel dalam bidang sastra telah diberikan. Hadiah tersebut tidak diberikan selama perang dunia pertama dan kedua, lalu tidak ada hadiah yang diberikan pada tahun 1914, 1918, 1935, 1940, 1941, 1942, dan 1943.

Baca Juga :  Aktivis Lingkungan: Gen Z Jangan FOMO dengan Daur Ulang Sampah

Penghargaan ini hanya diberikan bersama sebanyak empat kali – yang terakhir pada 1974, ketika Eyvind Johnson dan Harry Martinson berbagi penghargaan tersebut.

Nobel Sastra telah diberikan kepada 17 wanita dan 103 pria. Dua penulis menolaknya, di antaranya adalah Boris Pasternak karena tekanan dari Uni Soviet dan Jean Paul Sartre pada 1964. (Red)

(artikel ini disarikan dari detik.com)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB