PCNU Kendal Gelar Muskercab 2 di RSNU Kebondalem: Konsolidasi dan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit

- Penulis

Minggu, 29 September 2024 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KENDAL – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-2 di Gedung Rumah Sakit NU (RSNU) yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar, Kebondalem, Kendal, Ahad (29/9/2024). 

Acara ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menunjukkan progres pembangunan RSNU yang menjadi kebanggaan warga Nahdliyyin Kendal.

KH Mukh Mustamsikin, Ketua Tanfidziyah PCNU Kendal, dalam sambutannya menekankan bahwa pemilihan lokasi Muskercab di RSNU bertujuan agar para pengurus dan warga NU di tingkat ranting dapat menyaksikan secara langsung perkembangan pembangunan rumah sakit tersebut.

“Pembangunan RSNU Kendal sudah mendekati tahap akhir. Insya Allah, setelah Muskercab ini, gedung tiga lantai ini akan segera rampung,” jelas KH Mukh Mustamsikin dengan penuh optimisme.

Ia juga menegaskan bahwa transparansi menjadi kunci dalam pembangunan rumah sakit ini, di mana nama-nama para donatur tercantum secara jelas. Hingga kini, sebanyak 1.500 kader NU yang telah lulus dari Program PDPKNU siap berperan aktif dalam mendukung berbagai inisiatif organisasi, termasuk proses penyelesaian RSNU.

Baca Juga :  Desa Wanadadi Raih Juara Favorit, Wisata Banjarnegara Makin Hits!

“Kami juga berharap dukungan dari para Takmir Masjid di seluruh Kabupaten Kendal. Setiap selapan sekali, infaq yang terkumpul bisa disalurkan untuk membantu pembangunan rumah sakit ini,” tambahnya.

KH Mandzur Labib, Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya sinergi antara berbagai pihak, terutama setelah Pilkada mendatang. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih sebagai pemimpin harus berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan RSNU ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami di PWNU pernah menghitung, biaya pembangunan hingga rumah sakit bisa beroperasi mencapai 120 miliar rupiah. Tidak ada yang mustahil jika semua elemen bersatu dan saling mendukung,” katanya, menekankan pentingnya konsolidasi yang kuat di setiap tingkatan organisasi.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, yang juga hadir dalam acara tersebut, memberikan tanggapan terkait pembangunan RSNU. Ia menegaskan bahwa hibah yang telah diberikan pemerintah daerah selama tiga tahun terakhir, sebesar 8 miliar rupiah, merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pembangunan RSNU. Selain itu, satu miliar rupiah juga telah dialokasikan untuk pembangunan Gedung Ansor.

Baca Juga :  Akselerasi Ekonomi Hijau Inklusif, Disabilitas Sukoharjo Sulap Limbah Jadi Cuan

“Kami juga berhasil meningkatkan insentif guru agama dari 1 juta menjadi 1,3 juta rupiah per bulan, sebagai bagian dari komitmen kami terhadap kesejahteraan tenaga pendidik agama,” ungkap Dico.

Muskercab 2 ini dihadiri oleh para pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kendal, perwakilan lembaga, badan otonom, serta jajaran PWNU Jawa Tengah dan PBNU. Selain itu, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kendal turut menyemarakkan acara.

Acara Muskercab kali ini tidak hanya sekadar membahas program kerja, tetapi juga menjadi simbol kuatnya tekad NU Kendal dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi umat. Proses pembangunan RSNU yang terus berjalan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga NU untuk terus bergotong royong mewujudkan impian besar ini. (Red) 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB