Duta Besar Uni Emirat Arab Jajaki Wacana Pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas

- Penulis

Kamis, 12 September 2024 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Uni Emirat Arab menggodok rencana kerja sama pengembangan pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Keseriusan ini terlihat saat Dubes UEA Abdulla Salem Obaid Salem Aldhaheri mengunjungi Tanjung Emas bersama Regional CEO Abu Dhabi Port Ahmed Al Mutawwa, Kamis (12/9/2024).

Selepas kunjungan singkat tersebut, rombongan kemudian bertemu dengan Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana. Dalam pertemuan di ruang kerja gubernur, kedua belah pihak serius menindaklanjuti peluang investasi tersebut.

Seusai pertemuan, Nana langsung memerintahkan jajarannya untuk membentuk tim, yang akan menindaklanjuti terkait kerja sama tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelabuhan Tanjung Emas, ada rencana ke depan untuk memberikan bantuan ataupun investasi,” ujarnya seusai pertemuan.
Nana mengatakan, UEA telah banyak berkontribusi terhadap pembangunan di Jawa Tengah. Selain hibah Masjid Syeikh Zayed, adapula pembangunan rumah sakit jantung di Kota Solo.

Baca Juga :  Jawab Tantangan Modernisasi Pertanian, Pemerintah Jawa Tengah Gelar Jateng Agro-inovation Expo 2024

Untuk itu, dia berharap lebih banyak peluang investasi yang dijajaki. Seperti, peluang investasi di bidang infrastruktur, pendidikan digital, dan energi terbarukan.

Nana menyebut, hubungan perdagangan Jateng dengan UEA telah terjalin lama. Jawa Tengah sudah banyak mengekspor komoditas, seperti kopi, teh, rempah, olahan daging, olahan ikan, hingga produk tekstil ke semenanjung Arab.

Dubes UEA Abdulla Salem Obaid Salem Aldhaheri menanggapi serius terkait peluang kerja sama tersebut. Pada kunjungan itu, selain CEO Abu Dhabi Port Ahmed Al Mutawwa, turut hadir pula Head of Economic Affairs Section at UAE Embassy in Indonesia Meera Alzeezi, Port Advisor RJ Lino, dan UAE Embassy in Indonesia Farul. Selain itu hadir pula Deputy Director Blair Institute Indonesia, Arfinandi Ferialdy, serta Manager Tony Blair Institute Indonesia, Martin Stepanek.

Baca Juga :  Profil Ajudan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Letkol Devy Kristiono

Abdulla Saleem menegaskan, pada kunjungan kali ini pihaknya memfokuskan pada peluang kerja sama pengembangan pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang.

“Hari ini rencananya untuk ekspansi dan memodernisasi (pelabuhan). UEA berkeinginan kuat untuk membuka kesempatan kerja sama ini. Dan kembali lagi dengan rekomendasi, bagaimana kita bisa mengembangkan pelabuhan ini bersama di masa depan,” urainya.

Pihaknya berkeinginan agar Pemprov Jateng segera memberikan rencana teknis, terkait pengembangan pelabuhan itu.

“Dan untuk menindaklanjuti ini, kami minta Pj Gubernur untuk memberi kami rencana pengembangan (proposal). Jadi kami bisa mengevaluasi, dan bagaimana kami bisa memberi rekomendasi. Harapannya di masa depan hubungan kita dengan Pemprov Jateng semakin erat,” tutup Abdulla Saleem. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB