Beri Sambutan Mahasiswa Baru Unimus, Abdul Mu’ti Paparkan Empat Kelompok yang Patut Menjadi Teladan

- Penulis

Jumat, 6 September 2024 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti belum lama ini hadir di tengah-tengah mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pada Rabu (4/9/2024) lalu.

Pada acara Orasi Masa Ta’aruf (Masta) Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) itu, Mu’ti mengidentifikasi empat kelompok manusia yang dapat dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Mu’ti menyebut, kelompok pertama adalah ulul ilmi, yaitu orang-orang yang berilmu. Ulul ilmi bukan hanya sekadar memiliki pengetahuan, tetapi juga kedalaman wawasan yang luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka adalah orang-orang yang memiliki ketinggian secara keilmuan, yang dalam Al-Quran disebut sebagai ulul ilmi,” jelasnya.

Ia menggambarkan ulul ilmi sebagai sosok yang tidak hanya memahami ilmu, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menyebarkan pengetahuan tersebut kepada orang lain.

“Mereka diibaratkan sebagai penjaga kebijaksanaan yang membawa pencerahan bagi umat manusia,” ujar Mu’ti.

Lalu, pada kelompok kedua, ia menyebut ulul albab, yang dimaknai sebagai individu yang senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keilmuan mereka melalui refleksi dan pemikiran mendalam tentang ciptaan Allah.

“Mereka ini adalah orang-orang yang memiliki ilmu yang tinggi dan selalu berusaha untuk meningkatkan keilmuannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Mendikdasmen Warning: Jangan Jadi Fragile Generation, Yuk Upgrade Jadi Agile Generation!

Ulul albab tidak hanya mempelajari ilmu secara teoritis, tetapi juga mengaplikasikan pemikiran mereka dalam berbagai aspek kehidupan. Mereka terus berfikir tentang penciptaan Allah dan mengambil hikmah dari setiap kejadian yang terjadi di dunia ini.

“Dengan begitu, mereka tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga kebijaksanaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Di urutan ketiga, Mu’ti menyebut ulul absar. Dikatakan, kelompok ini terdiri dari individu yang memiliki visi jauh ke depan.

“Ulul absar adalah orang yang visioner, orang yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi di dunia pada masa depan,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa ulul absar bukan hanya mampu memandang jauh ke depan, tetapi juga dapat merancang masa depan dengan menggunakan keilmuan dan keahlian yang mereka miliki.

“Mereka mampu melihat satu persoalan dari banyak sudut pandang dan merancang bagaimana perubahan-perubahan di dunia akan terjadi,” ujarnya.

Ulul absar tidak hanya siap menghadapi perubahan, tetapi juga mampu mengelola perubahan tersebut, serta menentukan arah perkembangan dunia di masa mendatang.

Baca Juga :  Mengenal "Zendo", Layanan Transportasi Online Milik Ormas Muhammadiyah

Terakhir yakni ulinuha, yaitu individu yang memiliki hati yang jernih dan nurani yang bersih.

“Ulinuha adalah orang-orang yang memiliki hati yang cernih, yang memiliki nurani yang cernih,” jelasnya.

Menurut Mu’ti, ulinuha adalah sosok yang bijaksana, mampu menunjukkan empati dan simpati yang tinggi terhadap orang lain. Mereka memiliki kepekaan emosional yang membuat mereka mampu memahami dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain.

“Dengan nurani yang bersih, mereka dapat menjadi teladan dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Mu’ti menekankan kepada mahasiswa Unimus untuk meneladani keempat kelompok ini dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, manusia yang berilmu, reflektif, visioner, dan berhati jernih adalah sosok yang mampu membawa perubahan positif bagi diri mereka sendiri dan masyarakat luas.

“Jika kita bisa menjadi bagian dari ulul ilmi, ulul albab, ulul absar, dan ulinuha, maka kita tidak hanya akan menjadi individu yang unggul, tetapi juga menjadi pilar yang kokoh bagi kemajuan umat dan bangsa,” tutupnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB