Gandeng BRIN, Pemkab Temanggung Teliti Buah Kopi Busuk

- Penulis

Minggu, 25 Agustus 2024 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, bekerja sama dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) melakukan penelitian tentang buah kopi busuk pada tanaman.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto di Temanggung Minggu (18/8/2024) lalu menyampaikan, serangan jamur ini tingkat kerugiannya bisa mencapai 12-20 persen.

“Kalau kopi sudah busuk tidak ada bobotnya, tidak bisa dipakai atau tidak dapat dimanfaatkan lagi,” katanya.

Ia menuturkan, kemarin sudah mengambil sampel di beberapa titik, antara lain di Malebo dan Jambon untuk kopi jenis robusta, yang jenis arabika ada di Tlahap.

“Kami masih menunggu hasilnya, tingkat serangan dan nanti pengendaliannya. Harapan kami pengendaliannya nanti lebih ke arah biologi hayati,” katanya.

Baca Juga :  Berita Terbaru: Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 2025 Naik 6,5%

Ia menyampaikan, jadi jamur dimusuhi dengan jamur yang lain, sehingga akan dicari jamur yang memangsa jamur yang lain.

“Jangan pakai obat atau racun, jadi kita ingin menambahi untung petani kopi dengan tidak menambah biaya tetapi mengurangi biaya. Yang kita lakukan adalah menekan pengeluaran supaya keuntungannya bertambah,” katanya. (Red)

 

Sumber: Antara

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB