Bikin Bangga, Penyuluh pada Kemenag Kota Semarang Syarif Hidayatullah Lolos Nominasi Ajang PAI Award 2024

- Penulis

Rabu, 26 Juni 2024 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Ahmad Jayadi mengatakan, penyuluh agama Islam pada Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Syarif Hidayatullah, lolos sebagai nominator dalam ajang PAI Award tingkat Nasional Tahun 2024.

“Setelah dinyatakan lolos tahap I mewakili Jawa Tengah, yang bersangkutan akhirnya dinyatakan masuk sebagai nominator kategori penguatan moderasi beragama, “kata Jayadi, Selasa (25/6/2024).

Ia menuturkan, penilaian tahap I ini berdasarkan portofolio, video dan karya tulis ilmiah yang telah dikumpulkan oleh calon peserta pada 11 hingga 13 Juni 2024 di Hotel Horison Ultima Bhuvana Ciawi Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hasil ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang Ahmad Farid merasa bangga atas prestasi yang diraih penyuluh di lingkungan kerjanya.

“Alhamdulillah, super dan apresiasi moral kami untuk Pak Syarif atas sportifitas yang telah dimiliki. Semoga semua memberikan makna. Selamat, semoga selanjutnya dapat mencapai puncak, “harap Ahmad Farid.

Kasi Bimas Islam, Sumari juga memberikan apresiasi dan dukungan atas capaian Syarif Hidayatullah. Ia menyampaikan, turut memberikan doa agar selalu diberi kelancaran dan kesuksesan.

Baca Juga :  Bukan Main, Modal Koperasi Desa Merah Putih Rp400 Triliun: Uang Dari Mana, Coba?

Lolos Seleksi Tingkat Provinsi

Seperti diketahui, Syarif Hidayatullah sebelumnya telah lebih dulu lolos seleksi pada tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Mei 2024 lalu. Sosok yang juga Sekretaris FKUB Kota Semarang itu melenggang lewat program andalannya ‘Benjamin’ (Bina Eks Napi Terorisme Menjadi Agen Moderasi Beragama Cinta NKRI).

“Program ‘Benjamin’ ini sebenarnya sudah mulai berjalan sejak tahun 2021. Kira-kira, setahun setelah berdirinya Yayasan Persadani yang memang bertujuan wadah pembinaan, pendampingan dan konseling untuk eks-napiter, “kata Syarif, seperti disampaikan pada suaramuda.net, Rabu (26/6/2024).

Ia menambahkan, sebelum diajukan dalam ajang PAI Award 2024 program ‘Benjamin’ dikatakan pernah diangkat dalam kontestasi program inovasi sebagai agen perubahan 2023. Proposal yang dibuatnya juga masuk kategori terbaik secara nasional oleh tim Biro Ortala Kemenag RI pada Oktober 2023 tahun lalu.

Raih Penghargaan

Terkait dengan program ini, beberapa penghargaan juga telah diraihnya, yakni penghargaan dari LEPRID pada tahun 2021 dan MURI tahun 2023. Bahkan, Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel juga dikatakan pernah berkunjung ke kantor sekretariat yayasan, yang juga menjadi rumah kediamannya.

Baca Juga :  Kota Semarang Sukses Gelar UKKJ Guru Periode Agustus 2024

“Alhamdulillah beberapa penghargaan seperti LEPRID dan MURI tersebut kita raih hasil kerjasama dengan berbagai pihak stekholder yang ikut terlibat mendampingi teman-teman eks napiter ini”, ungkap Syarif.

Dalam keterangan tertulisnya, program ‘Benjamin’ juga dikatakan turut membantu Kota Semarang dalam meraih 10 besar Indeks Kota Toleran (IKT) dalam dua tahun terakhir.

“Dikarenakan adanya upaya untuk meminimalisir intolerasi, program ini ternyata dapat mendongkrak Kota Semarang masuk dalam 10 besar Indeks Kota Toleran selama dua tahun yaitu peringkat tujuh tahun 2022 dan peringkat lima pada tahun 2023, “paparnya.

Ia berharap, program yang dibuatnya dapat memberikan dampak dalam penguatan moderasi beragama dan mempersempit ruang gerak intoleransi.

“Agar perilaku ekstrimisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme dapat terkendali. Dan ini bukan hanya di Kota Semarang tetapi di seluruh wilayah NKRI, “pungkasnya.(***)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB