Presiden Rusia Putin Akan Berkunjung ke Beberapa Negara Asia, Mampir Indonesia?

- Penulis

Senin, 17 Juni 2024 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Presiden Rusia Vladimir Putin dalam waktu dekat dikabarkan akan berkunjung ke Korea Utara (Korut). Tercatat, Putin melakukan kunjungan terakhir pada 2000.

Istana Kremlin mengonfirmasi kunjungan Putin tersebut, Senin (17/6/2024). Disebutkan, kunjungan Putin untuk memenuhi undangan pemimpin Korut Kim Jong Un yang pada September 2023 melawat ke Timur Jauh, Rusia.

“Atas undangan Pemimpin DPRK (nama resmi Korut), Kim Jong Un, Vladimir Putin akan melakukan kunjungan kenegaraan persahabatan ke Republik Demokratik Rakyat Korea pada 18-19 Juni,” bunyi pernyataan Kremlin, dikutip dari Reuters.

Kremlin melanjutkan, Presiden Putin juga dikabarkan akan melanjutkan lawatannya ke Vietnam pada 19-20 Juni 2024, usai dari Korut. Berita kunjungan ini telah bocor sebelumnya akibat pemberitaan surat kabar Rusia (meski belum menyebutkan tanggalnya).

Tunjukkan kedekatan dengan Korut?

Pengamat menilai Rusia berupaya untuk menunjukkan kepada negara-negara Barat mengenai kedekatan hubungannya dengan Korut di tengah upaya isolasi yang terus-menerus terkait invasi ke Ukraina.

Baca Juga :  Pemilu AS: Kamala Harris Resmi Diusung Partai Demokrat Jadi Capres

Kunjungan Putin ini juga disebut memicu kekhawatiran Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya karena bisa berarti semakin eratnya kerja sama militer kedua negara.

Meski begitu Rusia membantah tuduhan itu. Rusia menyebut bersama Korut bertekad memperdalam kerja sama militer, namun mengenyampingkan transfer senjata.

Terkait kunjungan ke Indonesia, ternyata Presiden Rusia tak menjadwalkan kunjungannya ke Tanah Air. Jadi, besar kemungkinan ia hanya datang ke negara mitranya; Korut dan Vietnam saja. (***)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB