Plagiarisme Dinilai Rusak Budaya Akademik, UIN SUKA Pascasarjana Tegaskan Pentingnya Integritas dan Kolaborasi

Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga dorong mahasiswa memperkuat etika penelitian, budaya menulis, dan kolaborasi riset untuk membangun ekosistem akademik yang berintegritas

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, YOGYAKARTA — Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar bahasan khusus terkait budaya akademik dan plagiarisme dalam perkuliahan, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan ini menekankan pentingnya membangun etika, budaya menulis, dan jejaring akademik yang berintegritas.

Pemateri Prof. Dr. Sabarudin, M.Si menyampaikan, plagiarisme merupakan “perusak” utama budaya akademik. Menurutnya, kampus khususnya di level pascasarjana harus mengarah pada bidang riset yang kuat dan produktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Esensi dari budaya akademik adalah etika dan integritas. Melalui kepenulisan riset, jurnal, artikel ilmiah atau karya lain, mahasiswa harus menunjukkan budaya akademik yang baik dan positif,” tegas Prof. Sabarudin.

Budaya Kolaborasi dan Membangun Jejaring

Baca Juga :  Buktikan Sikap Peduli, PMII Rayon Averroes Salurkan Bantuan pada Korban Banjir Bandang di Desa Wonoboyo Bondowoso

Lebih lanjut, ia mendorong mahasiswa untuk membangun budaya berkolaborasi. Jejaring akademik, lanjutnya, bisa dimulai sejak masa perkuliahan dengan menjalin keterkaitan bersama dosen maupun pakar ahli melalui karya tulis bersama.

“Akademisi sejati tidak pernah berhenti belajar. Ijazah hanyalah tanda dari sebuah perjalanan. Yang paling penting adalah bagaimana budaya itu kita tunjukkan dalam sikap akademik yang berintegritas,” ujarnya.

Nama Dosen Tercantum di Karya Mahasiswa?

Dalam sesi diskusi, salah satu audiens mengajukan pertanyaan terkait praktik pencantuman nama dosen dalam karya ilmiah mahasiswa.

“Bagaimana jika ada karya ilmiah mahasiswa tapi nama dosen ikut tercantum? Teman-teman saya berpendapat feedback-nya ke kita tidak ada, malah dosen dapat reportase akademik,” tanya salah satu peserta.

Baca Juga :  Siswa SDN Ciawi Kab. Tasikmalaya Raih Skor Sempurna 100 TKA 2026, Bukti Kuatnya Budaya Literasi

Menjawab hal tersebut, Prof. Sabarudin menjelaskan bahwa bagi mahasiswa manfaatnya tetap ada.

“Yang mahasiswa dapat adalah nilai. Dan ini bisa mendukung dalam kolaborasi menulis jurnal atau artikel ilmiah. Nilai bisa diperbaiki, apalagi jika sudah dapat LOA dan terbit. Itu bisa digunakan untuk memperbaiki nilai,” jawabnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.10 WIB ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mahasiswa Pascasarjana UIN SUKA untuk menghindari plagiarisme, memperkuat budaya menulis, serta membangun kolaborasi riset yang sehat dan beretika. (Red)

Penulis: Nashrul Mu’minin S.Pd,. C.PW,. C.IJ

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 28 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB