Pemkab Pati Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak: Apa Maksudnya?

"Pemkab Pati mendorong perusahaan menyediakan ruang laktasi, fasilitas ramah anak, hingga memenuhi hak pekerja perempuan demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas"

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA

Foto: ANTARA

SUARAMUDA.NET, PATI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengajak seluruh dunia usaha ikut ambil bagian dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Caranya? Dengan menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga dan mendukung kesejahteraan pekerja perempuan serta tumbuh kembang anak.

Ajakan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardi Chandra, saat membuka kegiatan Kebijakan Ramah Keluarga untuk Mendukung Kabupaten Layak Anak yang digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DinsosP3AKB) Kabupaten Pati, seperti dilansir Antara, Selasa (21/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Risma, terwujudnya Kabupaten Layak Anak bukan hanya tugas pemerintah. Dunia usaha juga memiliki peran penting dalam menciptakan tempat kerja yang mendukung kesejahteraan keluarga.

“Perusahaan memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan pekerja perempuan sekaligus tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Baca Juga :  TPA Al Huda Ringinanom Wonosegoro Gelar Ziarah Akbar, Ribuan Doa Menggema Sepanjang Perjalanan

Pemkab Pati pun mendorong perusahaan menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung pekerja perempuan, seperti ruang laktasi, ruang konsultasi, fasilitas ramah anak, hingga memastikan hak cuti melahirkan dan menyusui benar-benar dipenuhi.

Langkah ini dinilai penting karena banyak perusahaan di Pati mempekerjakan tenaga kerja perempuan dalam jumlah besar.

Dengan lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga, kesejahteraan ibu dan anak diharapkan ikut meningkat.

Risma menegaskan, perhatian terhadap ibu dan anak bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, berkualitas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Tak hanya itu, Pemkab Pati juga berkomitmen memperkuat komunikasi dengan dunia usaha agar berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan bersama tanpa mengganggu iklim investasi.

Baca Juga :  Andromeda Nawang dan Arini Aklimatan Naja Juarai Duta Genre Wonosobo, Begini Kata Bupati Afif Nurhidayat

Di sisi lain, pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.

Peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan juga menjadi prioritas untuk membangun sumber daya manusia yang unggul.

Apa Itu Kabupaten Layak Anak?

Kabupaten Layak Anak (KLA) adalah program pemerintah yang bertujuan menciptakan daerah yang menjamin pemenuhan hak-hak anak, mulai dari kesehatan, pendidikan, perlindungan, hingga lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang mereka.

Dalam konsep ini, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha didorong untuk bekerja sama menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi anak. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB