SUARAMUDA.NET, MOSKOW — Sekelompok mahasiswa Indonesia di Moskow menggelar kegiatan sosial Ramadhan bersama anak-anak muslim Rusia.
Mereka membagikan hadiah serta memperkenalkan kekayaan budaya Islam dan arsitektur masjid Nusantara. Acara bertajuk “1000 Cahaya Pesantren Ramadhan” ini berlangsung di Pusat Kebudayaan DAR, Moskow, pada Senin, 16 Maret 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Islam di Rusia dan Indonesia: Interaksi Kemanusiaan Lintas Negeri” ini merupakan hasil kerja sama mahasiswa Indonesia dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow dan Pusat Kebudayaan DAR.
Sebanyak 20 siswa-siswi dari Pusat Kebudayaan DAR turut berpartisipasi dalam acara yang dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antarumat muslim dari dua negara tersebut.
Direktur Sekolah Pusat Kebudayaan DAR, Muhammad Bashir Dzaurov, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan antusiasme yang besar kepada mahasiswa Indonesia atas inisiatif program sosial ini.
Ia juga menyatakan harapannya agar kerja sama dengan lembaganya dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari mahasiswa Indonesia. Program seperti ini sangat penting untuk memperkenalkan keberagaman budaya Islam, khususnya dari Indonesia, kepada generasi muda kami,” ujar Dzaurov.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pesantren 1000 Cahaya Moskow, Ibrahim Arif, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus dan apresiasi yang tinggi kepada berbagai pihak.
“Kami berterima kasih kepada Pusat Kebudayaan DAR, BAZNAS Republik Indonesia, KBRI Moskow, serta rekan-rekan mahasiswa Indonesia di Moskow atas dukungannya sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik,” ungkapnya.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Zaky Mubarok, mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di HSE University.
Setelah itu, Raisya Rahmawati, mahasiswi MGIMO, memandu sesi pengenalan budaya Muslim dan keindahan masjid-masjid di Indonesia yang dilanjutkan dengan kuis interaktif. Anak-anak peserta tampak antusias dan menikmati setiap rangkaian kegiatan.
Salah seorang peserta, Mustafa, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sangat senang dan berterima kasih atas hadiahnya. Saya juga mendapat banyak pengalaman dan pengetahuan baru dari kakak-kakak mahasiswa Indonesia.
Masjid-masjid di Indonesia sangat indah, saya suatu saat nanti ingin berkunjung ke Indonesia,” katanya penuh semangat.
Program Ramadhan “1000 Cahaya Pesantren Ramadhan” merupakan inisiatif filantropi dan edukasi yang dicanangkan oleh Badan Pengelola Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, sebagai wujud pengabdian dan diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional. (Red)