Tarawih Keliling di Tunisia! Cara Mahasiswa RI Hidupkan Ramadan di Negeri Perantauan

SUARAMUDA.NET, TUNIS — Ramadan di perantauan tak menyurutkan semangat mahasiswa Indonesia di Tunisia untuk memakmurkan bulan suci.

Lewat program Safari Ramadan 1447 H, Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia bersama Komunitas Sarrajine menggelar Tarawih Keliling (Tarling) di sejumlah masjid bersejarah di Kota Tunis.

Program ini menjadi ajang memperkuat ibadah sekaligus mempererat silaturahmi antar mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di negeri Afrika Utara tersebut.

Mengusung tema “Bulan Penuh Berkah”, kegiatan Tarling mengajak jamaah berkeliling dari satu masjid ke masjid lain, sambil merasakan atmosfer spiritual khas Ramadan di Tunisia.

Safari Ramadan dimulai pada 5 Ramadan di Jami’ Jamiiz, Bab Jariqha, dilanjutkan 12 Ramadan di Jami’ Hawa. Antusiasme mahasiswa Indonesia terlihat tinggi, tidak hanya untuk beribadah bersama, tetapi juga menjadi momen berkumpul dan berbagi cerita kehidupan di perantauan.

Perjalanan spiritual itu kemudian berlanjut ke Jami’ Azzatunah Al Barrani di kawasan kota tua Tunis pada 16 Ramadan, sebelum memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan di Jami’ Al Ahmadi, Lamarsa pada 20 Ramadan.

Rangkaian Safari Ramadan akan ditutup di salah satu masjid paling bersejarah di Tunisia, Jami’ Zaitunah, pada 26 Ramadan.

Ketua Panitia Ramadan, Desandri Al-Ghifari, menyebut kegiatan ini menjadi cara mahasiswa Indonesia untuk lebih mengenal Tunisia sekaligus memperkuat keimanan selama Ramadan.

“Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan semangat ibadah mahasiswa Indonesia di Tunisia,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua PPI Tunisia Fairus Ramadhan berharap Tarawih Keliling mampu menghadirkan suasana Ramadan yang hangat meski jauh dari tanah air.

Sementara Ketua Koordinator Komunitas Sarrajine Tryo Adam Hidayatulloh menilai kolaborasi ini membawa dampak positif bagi spiritualitas mahasiswa diaspora.

Lebih dari sekadar ibadah, Safari Ramadan ini menjadi ruang kebersamaan bagi mahasiswa Indonesia untuk menjaga ukhuwah, memperluas silaturahmi, dan merasakan kekayaan tradisi Islam di Tunisia. (Red)

Penulis: Muttaqin Hidayahtullah

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like