Ayu Hendranata Temani Mbak Rara pada Pawai Ogoh-Ogoh di Bundaran HI

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Suasana Car Free Day di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada Minggu pagi kemarin terasa berbeda. Pawai ogoh-ogoh yang digelar di tengah kawasan ikonik ibu kota tersebut turut diwarnai dengan kehadiran pawang hujan Mbak Rara.

Menariknya, dalam momen itu terlihat pula Ayu Hendranata yang mendampingi jalannya ritual sejak pagi hari.

Pawai ogoh-ogoh sendiri merupakan tradisi umat Hindu yang biasanya dilakukan menjelang Hari Raya Nyepi. Ogoh-ogoh berbentuk patung raksasa yang melambangkan sifat-sifat negatif atau energi buruk dalam diri manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Patung ini diarak sebagai simbol pembersihan diri dan alam semesta sebelum memasuki Nyepi, hari raya yang dimaknai dengan perenungan, keheningan, dan penyucian diri.

Ayu Hendranata, seorang komunikator kreatif yang juga dikenal lewat lagu tentang anjing kesayangannya, Milo, hadir sebagai salah satu umat Hindu yang tinggal di Jakarta.

Baca Juga :  Wow! Google Doodle Hari Ini Suguhkan Game Edukasi Fase Bulan yang Seru dan Interaktif

Ia memang kerap berolahraga di kawasan Sudirman, Jakarta, dan memiliki ciri khas tersendiri: berlari menggunakan kebaya sambil ditemani anjing kesayangannya.

Pada hari tersebut, Ayu datang sejak pukul 06.00 pagi menggunakan kereta KRL bersama suaminya. Setibanya di lokasi, ia sempat membantu Mbak Rara sejak awal proses ritual yang dilakukan sebelum pawai dimulai.

“Saya hanya menemani Mbak Rara sembari melakukan ritual pembacaan doa Gayatri Mantram,” ujar Ayu.

Menariknya, saat parade ogoh-ogoh tampil di depan panggung Bundaran HI yang juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Hujan yang sebelumnya turun terlihat mulai mereda. Namun setelah pertunjukan tari selesai dan Mbak Rara menuntaskan rangkaian ritualnya, hujan kembali turun cukup lebat.

Baca Juga :  Etalase Kebaikan: Nasi Gratis Jogja untuk Semua, Wadah Berbagi Antar Sesama

Banyak pengunjung yang akhirnya membuka payung atau berteduh di area sekitar Bundaran HI.

Ayu memandang kejadian tersebut sebagai bagian dari keharmonisan semesta yang tidak sepenuhnya dapat dikendalikan manusia.

“Saya merasa semesta menuntun jalannya acara ini dengan baik. Kita tidak bisa menolak kuasa Tuhan. Tapi setidaknya acara parade ogoh-ogoh seperti ini adalah yang pertama kali dalam sejarah dihadiri langsung oleh gubernurnya, setidaknya yang saya ingat sebagai masyarakat Jakarta,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan budaya seperti ini dapat memperkuat rasa persatuan dalam masyarakat yang beragam.

“Semoga ke depannya kehidupan kita yang multikultural ini membuat kita semakin saling bersatu dan menghargai satu sama lain sebagai Indonesia. Dan satu lagi, selamat menyambut Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu yang akan merayakannya minggu depan,” tutup Ayu. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Jembatan Pasar Sugio, Warga Keluhkan Bau hingga Rawan Kebakaran
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:23 WIB

Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Jembatan Pasar Sugio, Warga Keluhkan Bau hingga Rawan Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB