SUARAMUDA.NET, TUNIS — Suasana religius dan penuh kebersamaan begitu terasa dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tunisia.
Kegiatan yang berlangsung di Wisma RI, Tunis, pada Rabu (4/3/2026) itu menjadi agenda penting bagi masyarakat Indonesia yang berada di Tunisia untuk memperingati peristiwa turunnya Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.
Acara dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat Indonesia di Tunisia, mulai dari staf KBRI Tunis, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Tunis, mahasiswa yang tergabung dalam PPI Tunisia, hingga warga negara Indonesia dan diaspora yang menetap di Tunisia.
Kehadiran para tamu undangan menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan dan solidaritas di antara komunitas Indonesia yang berada jauh dari tanah air.
Rangkaian kegiatan dimulai pada sore hari di Wisma RI dengan agenda sosialisasi keimigrasian yang disampaikan oleh Ibu Novi selaku PF Protokol dan Kekonsuleran KBRI Tunis.
Sosialisasi ini memberikan informasi penting terkait berbagai layanan keimigrasian bagi warga negara Indonesia yang berada di Tunisia, khususnya bagi para mahasiswa dan diaspora yang memerlukan pelayanan administratif dari perwakilan Indonesia.
Setelah sesi sosialisasi, acara dilanjutkan dengan kultum (kuliah tujuh menit) yang mengangkat makna dan hikmah Surat As-Syams. Dalam penyampaian kultum tersebut dijelaskan bahwa Al-Quran senantiasa menjadi pertunjuk bagi orang yang bertaqwa.
Momentum Nuzulul Qur’an juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, baik dengan memperbanyak membaca, memahami maknanya, maupun mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Di bulan Ramadan, semangat untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an menjadi semakin kuat karena bulan ini merupakan waktu yang penuh keberkahan dan rahmat.
Memasuki waktu berbuka puasa, seluruh tamu yang hadir kemudian mengikuti kegiatan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Hidangan berbuka disajikan secara sederhana namun sarat dengan kebersamaan, mencerminkan nilai-nilai Ramadan yang menekankan rasa syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Setelah berbuka puasa, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.
Suasana ibadah berlangsung khidmat dan menjadi momen spiritual yang memperkuat nilai kebersamaan di antara masyarakat Indonesia yang berada di Tunisia.
Seusai shalat maghrib berjamaah kegiatan terus berlanjut dengan agenda makan bersama, shalat isya dan tarwih berjamaah, serta penyampaian Peringatan Malam Nuzulul Quran, yang kemudian ditutup dengan ramah tamah.
Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, turut menyampaikan sambutan kepada para hadirin.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, khususnya bagi masyarakat Muslim yang menjalani kehidupan di berbagai belahan dunia.
“Al-Quran itu bagaikan lautan, yang jikalau kita menggalinya sampai dalam, maka kita akan menemukan mutiara-mutiara yang berkilauan. Saya berharap kepada para Mahasiswa Indonesia untuk bisa menggali makna Al-Quran dan menjadi dasar untuk kalian mengambil tindakan dalam kehidupan”, harapnya.
Setelah sambutan Duta Besar, acara dilanjutkan dengan ceramah Peringatan Nuzulul Quran, yang dibawakan oleh Muhammad Ismail, Lc.,M.A. yang memberikan insight keistimewaan Ramadhan di Indonesia dalam perspektif sosiologi.
“Kita memiliki tradisi Ramadhan yang menjadi pembeda dan seharusnya harus senantiasa kita lestarikan, seperti tadarusan Al-Quran dan lain sebagainya. Momentum seperti itu amat sangat jarang kita temui disini, maka sudah sepatutnya itu menjadi suatu kebanggan bagi kita sebagai masyarakat Indonesia, “tegas Ismail dalam ceramahnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Indonesia di Tunisia yang tetap menjaga semangat kebersamaan dan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat hubungan antara perwakilan negara dengan masyarakat Indonesia di luar negeri.
Selain menjadi ajang peringatan Nuzulul Qur’an, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan acara pisah-sambut Home Staff KBRI Tunis. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Indonesia di Tunisia memberikan apresiasi kepada Rahma Wisnu Wardana beserta keluarga yang telah menyelesaikan masa tugasnya di KBRI Tunis.
Selama masa penugasannya, Rahma dikenal telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung berbagai kegiatan kedutaan serta menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak di Tunisia, termasuk lembaga pemerintah, komunitas masyarakat, serta mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di negara tersebut.
Pada kesempatan yang sama, KBRI Tunis juga menyambut kehadiran Home Staff baru, Dian Anggun Kusumaningtyas. Dalam sambutannya, Anggun menyampaikan rasa syukur serta harapannya agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan berkontribusi bagi kegiatan KBRI Tunis serta masyarakat Indonesia di Tunisia.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Duta Besar yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyampaikan sambutan pada kesempatan ini. Saya berharap kehadiran saya dapat membantu tugas KBRI dan juga dapat belajar banyak dari Bapak Dubes, para Home Staff, serta para mahasiswa Indonesia di Tunisia, “ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan acara makan bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Para tamu yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi, berbincang, serta mempererat hubungan di antara sesama warga Indonesia. (Red)
Penulis: Muttaqin Hidayahtullah (Mahasiswa University of Tunis El-Manar)