Aklamasi! M. Yusuf Rahman dan Novita Hidayani Resmi Nahkodai PKC PMII dan KOPRI Sumbar 2026-2028

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, PADANG — Regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Barat telah memasuki babak baru.

Melalui forum tertinggi di tingkat wilayah, yakni Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) yang dihelat di Palanta Balaikota Padang pada Sabtu (17/1), Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumatera Barat resmi menetapkan pemimpin barunya.

Dalam perhelatan tersebut, M. Yusuf Rahman terpilih sebagai Ketua PKC PMII Sumatera Barat, bersanding dengan Novita Hidayani yang diamanahkan sebagai Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) PKC PMII Sumatera Barat untuk masa khidmat 2026-2028.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme musyawarah mufakat yang menghasilkan keputusan secara aklamasi. Forum ini dihadiri oleh delegasi dari tiga cabang, yaitu Cabang Kota Padang, Payakumbuh, dan Padang Pariaman.

Kendati secara administratif PKC PMII Sumbar menaungi lima cabang definitif, kehadiran tiga cabang tersebut telah memenuhi syarat sahnya forum secara konstitusional organisasi. Hal ini sekaligus menjadi bukti soliditas dan kekompakan yang terjaga di tengah dinamika internal organisasi.

Baca Juga :  Dugaan Pelanggaran Etik Jurnalistik, Aliansi Kader PMII Layangkan Somasi dan Desak Pembekuan LPM Aksara

Pasca penetapan dirinya sebagai ketua terpilih, M. Yusuf Rahman menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan. Ia memandang mandat ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral yang besar.

“Amanah ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan. Kepercayaan ini menjadi sinyal kuat bahwa ada harapan kolektif agar PMII Sumbar dapat melangkah lebih jauh dan lebih maju,” ungkap Yusuf saat diwawancarai.

Dalam visi kepemimpinannya, Yusuf menekankan fokus utama pada peningkatan mutu kaderisasi. Ia bertekad membawa PMII Sumbar menjadi entitas yang lebih responsif, kolaboratif, dan produktif melalui gagasan besar yang ia sebut sebagai “PMII KEREN”.

Visi ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan organisasi di masa depan.

Di sisi lain, semangat pembaharuan juga disuarakan oleh Novita Hidayani selaku Ketua KOPRI terpilih. Novita memaparkan pandangan visionernya mengenai masa depan kader putri di Sumatera Barat.

Ia berkomitmen menjadikan KOPRI sebagai pusat gravitasi kepemimpinan perempuan yang tidak hanya mandiri dan progresif, tetapi juga memiliki daya saing di kancah global.

Baca Juga :  Bangkitkan Demokrasi, Mahasiswa FISIP Unwahas Berada di Panggung Diseminasi Nasional Bawaslu RI dan PC AIPI Kota Semarang

Bagi Novita, KOPRI tidak boleh hanya menjadi pelengkap struktur semata. Ia menegaskan bahwa KOPRI harus bertransformasi menjadi motor penggerak intelektual yang proaktif mengambil peran strategis dalam setiap diskursus kebijakan sosial.

Dengan semangat inklusivitas, ia bertekad memperkokoh kompetensi dasar kader putri agar mampu memberikan dampak nyata dan menjadi inspirasi bagi gerakan perempuan di Ranah Minang.

Kolaborasi antara Yusuf Rahman dan Novita Hidayani ini diibaratkan seperti harmoni dua orang yang sedang mengayuh sepeda. Keduanya bergerak dalam ritme yang sama, melakukan sinkronisasi tenaga dan visi untuk memastikan roda organisasi terus berputar ke depan.

Dengan kayuhan yang konsisten dan keselarasan tujuan, pasangan pemimpin ini siap membawa PKC PMII Sumatera Barat melewati berbagai tanjakan tantangan zaman menuju puncak kejayaan.

Sinergi ini diharapkan menjadi titik tolak konsolidasi yang kokoh bagi seluruh kader untuk terus berkontribusi aktif dalam merespons dinamika keumatan dan kebangsaan. (AAdy)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB