Kabar Terbaru PBNU: Gus Yahya Manuver Tajam, Gus Ipul Out dari Kursi Sekjen

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Suhu politik internal PBNU makin panas! Di tengah gejolak yang lagi jadi buah bibir publik, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) resmi menonaktifkan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dari posisi Sekretaris Jenderal. Kursi panas Sekjen kini ditempati Amin Said Husni.

Keputusan mengejutkan ini disepakati dalam Rapat Harian Tanfidziyah PBNU, Jumat (28/11/2025) siang. Gus Ipul sendiri tidak sepenuhnya tersingkir — ia dipindahkan ke posisi Ketua PBNU Bidang Pendidikan, Hukum, dan Media.

Pergantian Posisi Beruntun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan cuma Gus Ipul yang digeser. Mutasi jabatan juga terjadi di beberapa posisi strategis:

  • Amin Said Husni naik menjadi Sekjen (sebelumnya Wakil Ketua Umum bidang OKK).
  • Masyhuri Malik menggantikan Amin sebagai Waketum OKK.
  • Sumantri Suwarno jadi Bendahara Umum PBNU, menggantikan Gudfan
  • Arif Ghofur, yang kini menempati posisi Ketua PBNU Bidang Kesejahteraan.
Baca Juga :  Abolisi vs Amnesti: Ini Perbedaan Dua Hak Presiden dalam Kasus Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto

Dalam risalah rapat, rotasi ini disebut sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan mengurai kemacetan birokrasi internal, termasuk soal tumpukan SK yang dinilai bikin organisasi jalan tersendat.

Keputusan ini juga ditegaskan sesuai ART NU Pasal 94, Peraturan Perkumpulan Nomor 10/2025, dan Nomor 13/2025, sehingga sepenuhnya berada dalam kewenangan PBNU Tanfidziyah.

Selain rotasi jabatan, rapat juga membahas:

  • penyempurnaan Roadmap NU 2025–2050,
  • penataan ulang ruangan di gedung PBNU,
  • dan masukan dari para Rais serta Ketua PWNU jelang persiapan Harlah NU.
Baca Juga :  Nasib Pilu Menimpa Ayya! Meski Raih Skor SKD (CPNS) Tertinggi Se-Jawa Tengah, Dia Gagal Jadi PNS: Lha Kok Bisa?i

Masih Berlanjut: Polemik Pemberhentian Gus Yahya

Sebelumnya, Syuriyah PBNU mengumumkan pemberhentian Gus Yahya dari Ketua Umum. Namun Gus Yahya menolak mentah-mentah surat itu dan menyebutnya tidak sah karena dianggap cacat administrasi.

Kubu Syuriyah langsung memberi respons keras. Katib Syuriyah KH Sarmidi Husna menegaskan bahwa surat bernomor 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025 itu sah dan legal, hanya terkendala soal stempel digital sehingga yang beredar masih berstatus draft.

“Surat itu benar dan sah, cuma ada sedikit kendala teknis soal stempel digital Digdaya,” ujar Sarmidi saat konferensi pers di Senayan, Kamis (27/11/2025).

Drama belum usai — dan tampaknya cerita ini bakal makin seru ke depan. Ditunggu episode berikutnya! (Red)

Sumber: detikcom

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB