BEM UGM Resmi Cabut dari Keluarga Mahasiswa, Ada Apa?

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Gadjah Mada Tiyo Ardianto. (Dok. Pribadi)

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Gadjah Mada Tiyo Ardianto. (Dok. Pribadi)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG – Drama panas meledak di Universitas Gadjah Mada. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM secara resmi angkat kaki dari Keluarga Mahasiswa (KM) UGM, organisasi induk yang selama ini menjadi payung gerakan mahasiswa di kampus tersebut.

Keputusan ini diumumkan karena BEM menilai sistem organisasi di KM sudah tidak relevan dan mengalami kemunduran.

Selama ini KM UGM menaungi dua lembaga: BEM sebagai eksekutif dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) sebagai lembaga legislatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, mengungkapkan bahwa struktur itu justru mengerdilkan peran mahasiswa.

“Seolah-olah ketua BEM itu segalanya. Padahal setiap mahasiswa punya hak bersuara,” ujar Tiyo, Selasa (25/11/2025) lalu.

Menurutnya, banyak isu publik penting yang harusnya melibatkan seluruh mahasiswa malah terwakili secara sempit oleh BEM.

Baca Juga :  Wah, Siswa SMKN 10 Medan Gagal Daftar SNBP! Sutarto Desak Disdik Sumut Cari Solusi

Ia mencontohkan sikap mahasiswa terhadap program makan bergizi gratis hingga gugatan Menteri Pertanian Amran Sulaiman terhadap Tempo sebesar Rp 200 miliar.

“Protes itu hak semua mahasiswa, bukan monopoli BEM,” tegasnya.

BEM: Sistem Pemilihan Ketua Seperti Pasar Bebas

Tiyo juga mengkritik keras budaya kompetisi uang dan patronase dalam pemilihan ketua BEM yang dianggap mirip pilkada versi kampus.

“Kultur feodalisme dan modal uang bikin gerakan tidak independen,” katanya.

BEM UGM melihat krisis kepercayaan terhadap BEM di banyak kampus karena dianggap mudah terkooptasi oleh pemerintah atau rektorat, sehingga kehilangan fungsi aktivismenya.

Karena itu, BEM UGM kini mengusung diri sebagai Kabinet Transformasi, dengan misi reformasi organisasi gerakan mahasiswa.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Air: Hujan yang Mengungkap Luka Lama di Kampus UTM

Konflik Memuncak Saat Kongres

Keputusan keluar dari KM UGM muncul setelah Kongres Istimewa pada 7 November 2025 yang dinilai BEM tidak membuka ruang dialog.

“Mereka membungkam suara kami dan memilih mempertahankan kenyamanan,” kata Tiyo mengenai MPM.

BEM menuntut kongres baru secara luring, bukan daring, agar transparan dan demokratis.

Sementara itu, Ketua MPM, Salman Alfarisi, menyatakan bahwa Direktorat Kemahasiswaan UGM kini melakukan mediasi.

“Keduanya punya perspektif dan legitimasi masing-masing,” ujarnya diplomatis.

Drama ini belum berakhir—banyak pihak menunggu apakah UGM akan menghadapi era baru gerakan mahasiswa, atau malah menciptakan jurang panjang antar organisasi kampus. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 78 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB