Rektor UIN Banten Prof. Ishom Dinobatkan Jadi “Santri of The Year 2025”, Ungkap Rahasia Suksesnya: Barokah Kiai!

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Islam. Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., sukses menyabet penghargaan “Santri of The Year 2025” untuk kategori Santri Inspiratif Bidang Pendidikan.

Ajang bergengsi tahunan ini digelar berkat kolaborasi Islam Nusantara Center (INC) bersama MPR RI, DPR RI, dan Majelis Pecinta Sholawat Nusantara (Majelis PESONA).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Gedung Nusantara IV, Komplek DPR/MPR RI, Jakarta, Minggu (9/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan wajah sumringah, Prof. Ishom — yang akrab disapa Gus Ishom — mengaku tak menyangka bisa menerima penghargaan prestisius ini.

Baca Juga :  UIN Jakarta Resmikan Tiga Taman Baru Untuk Ruang Publik Edukatif

“Saya tidak banyak menduga. Rupanya tahun ini Allah memberikan anugerah yang luar biasa kepada saya,” ujarnya penuh haru.

Bagi Prof. Ishom, penghargaan ini bukan hanya tentang dirinya, tapi juga tentang santri Indonesia yang terus berjuang menuntut ilmu dan mengabdi lewat pendidikan.

Ia pun mengingat masa-masa nyantri di Pesantren Futuhiyah Mranggen, Demak selama enam tahun, sebelum melanjutkan kuliah sambil mondok di Pesantren Al-Munawwir Krapyak di bawah asuhan almarhum K.H. Raden Muhammad Najib Abdul Qadir.

Menariknya, Prof. Ishom mengungkap kisah unik di balik karier akademiknya yang melesat cepat — dari Wakil Dekan, hingga akhirnya dipercaya menjadi Rektor UIN Banten, meski bukan putra daerah.

Baca Juga :  Cosmozmagz: Majalah Pop Digital Karya Mahasiswa Ilmu Komunikasi President University

“K.H. Yusuf Mansur pernah bertanya, ‘Rahasianya apa? Kamu bukan orang Banten, kok bisa jadi rektor di sana?’ Saya jawab, ini semua barokah dari kiai saya,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Menurutnya, kunci keberkahan hidup ada pada doa dan restu guru. “Jangan remehkan doa kiai. Walaupun beliau sudah tiada, hakikatnya doa mereka masih menyertai kita,” tegasnya dengan nada penuh makna.

Dengan penghargaan ini, Prof. Ishom berharap semakin banyak santri Indonesia yang percaya diri melangkah maju — membawa semangat pesantren ke dunia akademik dan publik.

Karena, seperti yang ia buktikan sendiri, barokah ilmu dan doa kiai bisa membuka jalan ke mana saja. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti
Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Hong Kong Berduka, Tung Chee-hwa Meninggal Dunia: Dari Taipan Kapal ke Kursi Pemimpin
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WIB

4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 9 September 2026 - 07:39 WIB

Hong Kong Berduka, Tung Chee-hwa Meninggal Dunia: Dari Taipan Kapal ke Kursi Pemimpin

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB