Jangan Anggap Remeh Bisnis Rebusan Jadul: Bikin Untung dan Semangat Panen Cuan!

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Siapa sangka, di tengah maraknya kafe kekinian dan jajanan modern, bisnis makanan rebusan jadul justru sedang naik daun!

Kacang rebus, ubi rebus, jagung rebus, hingga pisang rebus kini kembali digemari masyarakat urban.

Bukan cuma karena rasanya yang sederhana namun nikmat, tapi juga karena dianggap lebih sehat, mengenyangkan, dan murah meriah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi yang ingin memulai usaha kuliner tanpa modal besar, bisnis rebusan bisa jadi pintu rezeki yang manis.

Proses memasaknya gampang, bahan bakunya mudah didapat, dan yang paling penting — nggak cepat basi!

Artinya, penjual bisa buka dari pagi hingga sore tanpa takut rugi karena barang dagangan rusak.

Namun, di balik kesederhanaannya, ada seni tersendiri dalam memasak rebusan yang lezat. Kacang rebus harus empuk tapi tidak lembek, ubi harus manis alami, jagung harus wangi, dan pisang rebus mesti pas tingkat matangnya.

Baca Juga :  Menjelajahi Keindahan dan Potensi Desa Wisata Sepakung

Tambahan garam atau gula merah cair bisa jadi sentuhan ajaib agar cita rasanya lebih khas dan bikin pelanggan balik lagi.

Motivasi untuk Calon Pebisnis Rebusan

Jangan anggap remeh bisnis rebusan! Makanan sederhana ini punya pasar luas, dari anak sekolah, pekerja kantoran, hingga warga yang ingin hidup lebih sehat.

Di era ekonomi serba cepat seperti sekarang, banyak orang mencari makanan praktis, murah, dan menyehatkan — dan itu semua ada dalam seporsi rebusan hangat.

Bisnis kukusan sehat / rebusan jadul. (gambar: pinterest)

Mulailah dari kecil, jual di depan rumah atau pinggir jalan ramai. Gunakan kemasan yang bersih dan menarik. Siapa tahu, dari panci rebusan sederhana bisa lahir usaha besar yang membuka lapangan kerja baru.

Baca Juga :  Mie Ongklok, Ragam kuliner Khas Wonosobo yang rasanya unik, aneh, tapi nikmat!

Kiat Sukses agar Bisnis Rebusan Tetap Untung

  • Pilih bahan segar dan berkualitas. Rasa enak berawal dari bahan yang baik.
  • Atur waktu perebusan dengan tepat. Jangan terlalu lama atau sebentar — empuk adalah kuncinya.
  • Variasikan menu. Campur kacang, jagung, dan ubi agar pelanggan tidak bosan.
  • Jual dengan tampilan bersih dan rapi. Rebusan boleh jadul, tapi penampilannya tetap kekinian.
  • Promosi lewat media sosial. Unggah foto rebusan hangat dengan caption menggoda — dijamin viral!

Dengan strategi sederhana tapi konsisten, bisnis rebusan bisa jadi ladang cuan yang tak lekang oleh waktu.

Jadi, yuk mulai rebus semangat dan panen keuntungan dari aroma nostalgia yang menenangkan hati dan dompet! (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 155 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB