80 Tahun Pertempuran Lima Hari di Semarang: Arsip Lawas, Semangat yang Tak Pernah Tua!

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bapak Pohan dan Co-Kurator Mozes Christian Budiono menerima kunjungan publik pada saat pameran. (dok pribadi)

Bapak Pohan dan Co-Kurator Mozes Christian Budiono menerima kunjungan publik pada saat pameran. (dok pribadi)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kota Lama Semarang bukan cuma tentang bangunan heritage dan spot Instagramable. Minggu ini, kawasan itu kembali hidup dengan semangat revolusi!

Rumah PoHan menggelar pameran arsip sejarah untuk memperingati 80 tahun Pertempuran Lima Hari di Semarang — momen legendaris ketika warga dan tentara muda Republik bertempur habis-habisan melawan pasukan asing pada Oktober 1945.

Dari tanggal 9 hingga 17 Oktober 2025, pengunjung diajak menelusuri jejak waktu lewat surat kabar langka, pemutaran film, diskusi sejarah, lokakarya batik, hingga pertunjukan musik yang semuanya berakar dari semangat perlawanan rakyat Semarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan cucu dr. Kariadi, Bapak Desi Medianto. (dok pribadi)

Arsip yang Bikin Merinding

Bayangin aja: lembaran koran yang dicetak di tengah dentuman peluru, kini dipamerkan utuh di Rumah PoHan, Jl. Kepodang 64

Baca Juga :  Ratusan Warga Padati Rumah PoHan: Pertunjukan “Gambang Semarang” Berlangsung Meriah dan Penuh Antusiasme

Arsip ini merupakan koleksi pribadi Bapak Pohan dan Ibu Sylvie Probowati — dokumen yang jadi saksi hidup bagaimana berita perjuangan ditulis, disebarkan, dan mengobarkan semangat.

Pameran ini bukan cuma nostalgia. Ia adalah pengingat keras bahwa sejarah bukan benda mati di rak, tapi napas yang terus menghidupkan semangat generasi berikutnya.

Lebih dari Sekadar Pameran

“Pameran ini bukan cuma tentang masa lalu, tapi tentang bagaimana kita memandang masa depan,” ujar tim kurator Kesit Widjanarko dan Mozes Christian Budiono.

Selama sepekan, Rumah PoHan menjelma jadi ruang kolaborasi lintas disiplin: akademisi, seniman, pegiat budaya, hingga jurnalis berkumpul untuk ngobrol sejarah dengan cara yang fun dan relevan.

Ada tur kuratorial, kelas terbuka, film “Sanggem” karya mahasiswa UNNES, dan pertunjukan musik dari Dewan Kesenian Semarang yang bikin suasana makin hidup.

Baca Juga :  Begini Kisah Rakha, Umur 19 Tahun Udah Lulus S1 dari ITB yang Kini Siap "Fast Track" S2
Kunjungan Tour Kuratorial SMAN 5 Semarang (dok pribadi)

Dari Siswa sampai Mahasiswa Ikut Tur

Bukan cuma publik umum yang datang. Pameran ini juga ramai dikunjungi oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan kampus: SMA Kolese Loyola, SMAN 5, SMAN 14, SMA Karangturi, UNNES, USM, dan Upgris.

Total, lebih dari 1.100 pengunjung tercatat selama pameran berlangsung — bukti kalau sejarah bisa tetap keren, asal dikemas dengan cara yang hidup.

Seperti kata para kurator, “Bangsa yang lupa sejarah, kehilangan arah masa depan.”

Dan lewat pameran ini, Rumah PoHan membuktikan bahwa mengenang bukan sekadar menatap ke belakang, tapi menyalakan kembali api keberanian dan solidaritas yang dulu menyatukan Semarang — dan Indonesia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB