Drama di PBB! Mic Prabowo Mati Mendadak Saat Bicara Palestina, Tapi Tetap Bikin Geger Aula Sidang!

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di Markas Besar PBB di New York, AS, 23 September 2025. (REUTERS/Jeenah Moon)

Foto: Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di Markas Besar PBB di New York, AS, 23 September 2025. (REUTERS/Jeenah Moon)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Bayangin lagi serius-seriusnya Presiden Prabowo Subianto nyampein pidato soal Palestina di markas PBB, eh tiba-tiba … jedar! mikrofonnya mati!

Santai, bukan karena gangguan teknis atau sabotase, tapi emang ada aturan “waktu emas” di panggung sidang PBB.

Jadi, tiap pemimpin dunia cuma dikasih jatah 5 menit aja buat bicara. Lewat itu? Mic langsung otomatis dimatiin, bro!

Kejadian epic ini pas banget waktu Prabowo lagi bilang, “kami bersedia menyediakan pasukan perdamaian.” Nah, di situ suaranya tiba-tiba lenyap dari siaran langsung.

Tapi tunggu dulu—Prabowo bukan tipikal yang gampang “dibungkam”. Meski mic mati, suaranya tetep lantang menggema di aula. Para delegasi PBB masih bisa denger jelas isi pidatonya. Respect!

Menurut Direktur Informasi dan Media Kemlu, Hartyo Harkomoyo, aturan ini emang berlaku buat semua kepala negara.

Baca Juga :  PCNU Batang Gelar Darul Falah Syiar Ramadhan Bersama Ning Inayah Wahid

Jadi bukan cuma Prabowo, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga kena. Bahkan sebelum itu, Emmanuel Macron udah ngejelasin aturan ketat 5 menit ini pas memimpin KTT bareng Menlu Arab Saudi.

Mic boleh mati, tapi pesan Prabowo tetep hidup dan bikin geger sidang. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB