Safina Lutfiah Zahro’: Suarakan Peran Pemuda Indonesia di Forum Diplomasi Global

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, MOSKOW — Safina Lutfiah Zahro’, Kepala Indonesia BRICS+ International School sekaligus anggota BRICS+ Young Expert, tampil sebagai pembicara dalam Forum Pemuda Internasional Generation of Unity yang digelar di Moskow pada 19–21 September 2025.

Acara ini merupakan bagian dari World Public Assembly perdana yang bertepatan dengan Sidang Umum PBB ke-80 dan Hari Perdamaian Internasional.

Dalam sesi strategis bertajuk The Future of Diplomacy: The Role of Young Leaders and Social Responsibility, mahasiswi S2 MGIMO University itu menegaskan pentingnya peran pemuda dalam membangun diplomasi global. Menurutnya, forum ini menjadi jembatan alternatif di tengah kebuntuan diplomasi formal.

“Kita hidup di momen bersejarah. Dunia multipolar sedang terbentuk, dan Indonesia bukanlah pemain baru dalam kepemimpinan global,” ujar Safina, yang juga tercatat sebagai orang Indonesia pertama penerima penghargaan dari parlemen Rusia atas kontribusinya dalam integrasi pemuda BRICS.

Ia menekankan, diplomasi tidak hanya milik pemerintah, tetapi juga harus dihidupi pemuda melalui people-to-people diplomacy. Bentuknya bisa beragam, mulai dari kolaborasi akademik, jaringan mahasiswa internasional, forum lintas budaya, hingga kerja sama ekonomi skala kecil lintas negara.

“Diplomasi paling penting saat ini adalah diplomasi akar rumput,” tambahnya.

Baca Juga :  Ditonton 10 Juta Orang, Film Animasi Indonesia "Jumbo" Mulai Tayang di Rusia hingga Uzbekistan, Keren!

Forum yang diikuti lebih dari 4.000 peserta dari 100 negara ini menghasilkan resolusi yang akan dibawa ke sidang pleno World Public Assembly. Tujuannya, membangun kemitraan internasional baru berbasis kesadaran kolektif, tanggung jawab bersama, serta penghormatan pada nilai budaya setiap bangsa.

Selain Safina, delegasi Indonesia juga diwakili oleh Athari Farhani (Juris Polis Institute), Rifki Kusuma Wardana (PPI Dunia), dan Teguh Imanullah (Badan Perwakilan KNPI di Rusia).

Kehadiran mereka merupakan bagian dari diplomasi pemuda Indonesia yang digagas KNPI bersama penyelenggara forum. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB