Anak Muda, Ekonomi Kreatif, dan Jualan Diri yang Nggak Harus Malu

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi: pinterest)

(Ilustrasi: pinterest)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Siapa sih yang nggak tahu hebohnya ‘Citayam Fashion Week’? Dari anak-anak nongkrong biasa, tiba-tiba bisa viral karena outfit mereka yang out of the box.

Bukan cuma jadi bahan obrolan di timeline, tapi juga bikin mereka dapat panggung, bahkan cuan. Nah, dari situ kita bisa lihat kalau sekarang passion bisa langsung berubah jadi peluang ekonomi.

Inilah yang disebut creator economy. Intinya, anak muda bisa jadi brand buat dirinya sendiri. Nggak harus jadi artis dulu buat punya pengaruh.

Bahkan, micro-influencer dengan followers ribuan aja udah bisa jadi incaran brand buat endorsement.

Menurut Journal UIN Jakarta (2023), fandom dan komunitas online sekarang jadi mesin ekonomi baru. Bayangin aja, setiap like dan comment itu bisa jadi tiket buat dapat kerjaan kreatif.

Tapi, jangan salah, dunia ini nggak segampang kelihatannya. Tantangannya gede banget. Pertama, soal konsistensi.

Algoritma medsos suka banget sama orang yang aktif nonstop. Kalau sehari aja hilang, bisa-bisa engagement drop. Kedua, ada risiko burnout alias capek mental karena harus terus tampil “sempurna”.

Baca Juga :  Perempuan: Rahim Peradaban yang Tersingkirkan

Meski begitu, peluangnya juga gede banget. Kuncinya ada di niche. Misalnya lo suka thrifting, review jajanan, atau bikin konten edukasi singkat, bisa banget jadi jalan rezeki.

Yang penting punya personal voice alias gaya ngomong atau vibe yang bikin lo beda dari yang lain.

So, di era sekarang “jualan diri” bukan berarti negatif. Justru jadi cara anak muda nunjukin kreativitas sekaligus dapetin cuan.

Dari jalanan Citayam sampai TikTok, anak muda udah buktiin kalau branding diri itu modal penting buat bertahan di dunia digital. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB