Rektor UIN Walisongo Diperiksa KPK, Ada Apa?

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UIN Walisongo, Prof Nizar Ali. (Foto; amanat.id)

Rektor UIN Walisongo, Prof Nizar Ali. (Foto; amanat.id)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kasus dugaan korupsi kuota haji makin panas! Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Nizar Ali, dipanggil KPK sebagai saksi.

Ia diperiksa terkait posisinya saat menjabat Sekjen Kemenag tahun 2023.

Nizar mengaku hadir dan memberi keterangan sesuai yang diminta penyidik. Sebelumnya, mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas juga sudah dimintai keterangan.

KPK menyebut kerugian negara dari kasus ini bisa tembus Rp1 triliun. Bahkan, beberapa nama dicegah ke luar negeri, termasuk Yaqut.

Masalah makin pelik setelah DPR menemukan kejanggalan pembagian kuota tambahan 20 ribu jamaah. Harusnya porsi haji khusus cuma 8 persen, tapi malah dibagi rata 50:50 dengan haji reguler.

Baca Juga :  Muhammadiyah Berencana Buka Kampus di Kamboja, Apakah ini Bagian dari Internasionalisasi Gerakan?

Ustaz Khalid Basalamah juga sempat mengembalikan dana ke KPK yang disebut-sebut berasal dari “jual-beli kuota tambahan.”

Publik kini mendesak KPK segera umumkan tersangka. Tapi lembaga antikorupsi itu masih menahan diri.

“Calon tersangka sudah ada, tunggu waktunya,” kata Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB