Perkuat Jembatan Persahabatan, Dubes Rusia dan OIC Youth Indonesia Bahas Kolaborasi Pemuda Antaragama

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET., JAKARTA – Dalam upaya memperkuat hubungan bilateral di tingkat akar rumput, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Tolchenov, menerima kunjungan delegasi dari OIC Youth Indonesia di Kedutaan Besar Rusia, Senin (15/9).

Pertemuan tersebut berfokus pada penggalangan kerja sama antaragama dan kolaborasi kepemudaan antara kedua negara.

Dialog yang berlangsung hangat itu membahas berbagai peluang strategis untuk memperkuat toleransi dan pemahaman antaragama di kalangan generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua belah pihak juga secara aktif meninjau langkah-langkah praktis yang dapat diimplementasikan untuk memperdalam sinergi antara berbagai organisasi kepemudaan Rusia dan Indonesia.

Baca Juga :  Taiwan Obral Duit! Kelebihan Pajak, Pemerintah Langsung Bagi-Bagi ke Rakyat

Dalam sambutannya, Duta Besar Tolchenov menekankan pentingnya dialog antargenerasi muda sebagai fondasi untuk membangun saling pengertian, rasa hormat, dan kepercayaan yang abadi.

“Saya memiliki keyakinan penuh bahwa inisiatif-inisiatif bersama yang digagas oleh para pemuda Rusia dan Indonesia akan menjadi penggerak utama dalam memperkuat jembatan persahabatan dan kemitraan strategis yang berkelanjutan antara kedua negara kita,” ujar Tolchenov dengan penuh antusias.

Pertemuan ini juga menjadi malam keberangkatan yang istimewa. Dubes Tolchenov secara khusus menyampaikan ucapan selamat dan doa untuk kesuksesan kepada salah satu anggota delegasi, Cyrilla Siregar, yang akan mewakili Indonesia dalam World Youth Festival Assembly di Nizhny Novgorod, Rusia, pada tanggal 17-21 September 2025.

Baca Juga :  Delegasi Santri dari Cirebon Ukir Pengalaman Berharga di Ajang Olahraga Internasional di Rusia

Keikutsertaan Siregar dalam festival pemuda internasional tersebut dipandang sebagai wujud nyata dari komitmen kedua negara dalam mendukung pertukaran pemuda dan membangun jaringan global para pemimpin masa depan.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka babak baru dalam hubungan people-to-people contact antara Rusia dan Indonesia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB