Keputusan DPR Bikin Speechless! Uya Kuya, Nafa Urbach, Sahroni, Eko Patrio, dan Adies Dicopot!

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ANGGOTA DPR RI - Empat anggota DPR RI, yakni Nafa Urbach, Ahmad Sahroni, Eko Patrio dan Uya Kuya dinonaktifkan dari DPR RI oleh partainya, Minggu (31/8/2025), buntut dari pernyataan dan aksi kontroversial mereka. ( Gambar: Serambinews.com)

ANGGOTA DPR RI - Empat anggota DPR RI, yakni Nafa Urbach, Ahmad Sahroni, Eko Patrio dan Uya Kuya dinonaktifkan dari DPR RI oleh partainya, Minggu (31/8/2025), buntut dari pernyataan dan aksi kontroversial mereka. ( Gambar: Serambinews.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Dunia politik tanah air lagi-lagi bikin geger. Lima nama beken dari kalangan selebriti dan politisi—Uya Kuya, Nafa Urbach, Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Adies Kadir—resmi dicopot sementara dari kursi DPR.

Kok Bisa Dicopot?

Keputusan ini datang dari partai masing-masing. Bukan karena skandal besar, tapi gara-gara pernyataan dan sikap yang dinilai nggak peka di tengah kondisi rakyat lagi panas.N

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Nafa Urbach menuai kritik pedas setelah bilang anggota DPR butuh tunjangan ekstra karena sering bolak-balik daerah. Publik langsung ngamuk: “Kami aja susah cari makan!”
  • Ahmad Sahroni juga kena semprot karena komentarnya dianggap nyakitin hati masyarakat.
  • Dari kubu PAN, Uya Kuya dan Eko Patrio ketahuan asyik joget-joget di sela sidang MPR. Netizen langsung julid: “Lagi krisis kok malah goyang?”
  • Adies Kadir pun ikut terseret dalam gelombang pencopotan, meski partai belum merinci alasannya secara detail.
Baca Juga :  Sekilas tentang Tari Manggar Warak, Tarian Khas Kota Semarang

Netizen Speak Up!

Baca Juga :  Kota Terdingin di Dunia Adalah Yakutsk dan Oymyakon, Suhunya sampai Minus 71 Derajat!

Komentar-komentar netizen langsung mewarnai lini masa:

Dicopot tapi masih gajian? Wah enak banget jadi DPR.”

“Baru dicopot sekarang, padahal dari dulu udah banyak kelakuan aneh.”

“Joget pas rakyat marah? Wajar sih kalau akhirnya dicopot.”

Harusnya bukan cuma parkir, tapi sekalian ganti orang yang lebih serius kerja!”

Drama ini bikin DPR makin jadi bahan obrolan. Publik masih menunggu langkah lanjutan: ini sekadar shock therapy atau bakal jadi pemecatan permanen? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB