Ide Nyeleneh atau Solusi? DPR Usul Gerbong Khusus Perokok di KA Jarak Jauh

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: pngtree

Gambar: pngtree

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Gerbong Khusus Merokok di Kereta? Ini Klarifikasi Anggota DPR Nasim Khan

Anggota Komisi VI DPR, Nasim Khan, buka suara soal usulan yang sempat bikin heboh: gerbong khusus merokok di kereta api jarak jauh.

Nasim menjelaskan, ide itu bukan karena dirinya pro-rokok, tapi murni hasil menyampaikan aspirasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai anggota DPR, tugas saya menampung suara rakyat. Banyak penumpang perokok merasa nggak punya ruang, akhirnya merokok sembunyi-sembunyi di toilet atau sambungan gerbong. Itu malah lebih bahaya,” kata Nasim dalam keterangannya, Sabtu (23/8/2025).

Baca Juga :  Begini Perkembangan Soal Polemik Ijazah Jokowi, Makin Seru?

Menurutnya, usulan ini bukan soal membela rokok, melainkan mencari jalan tengah biar semua penumpang—perokok maupun non-perokok—sama-sama nyaman.

Ia bahkan mencontohkan fasilitas publik lain yang punya smoking area dengan ventilasi modern, sehingga lebih aman dan tertib.

Baca Juga :  Dosen ITB Ini Bikin Bangga! Raih Gelar Ilmuwan Muda & Masuk Top 2% Dunia Gara-Gara Nano Tech

Meski begitu, Nasim mengaku tetap menghormati sikap tegas PT KAI yang menolak mentah-mentah wacana tersebut. “Usulan ini bisa saja sekadar jadi bahan diskusi jangka panjang atau diuji coba terbatas di rute tertentu,” tambahnya.

Sementara itu, PT KAI memastikan seluruh layanan kereta api tetap zona bebas asap rokok. Jadi, untuk sekarang, gerbong khusus merokok masih sebatas wacana. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB