Anti Ribet! Mahasiswa KKN Kelompok 96 UMBY Bantu UMKM Sareyan lewat Banner Kece

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, BANTUL, DIY — Anak-anak KKN-PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 96 lagi-lagi bikin gebrakan di Dusun Sareyan, Karangtalun, Imogiri, Bantul. Kali ini, mereka turun langsung bantu UMKM lokal biar makin keliatan eksis.

Awalnya, tim KKN ini punya ide keren: bikin sosialisasi plus QRIS buat para pelaku usaha. Sayangnya, program itu nggak langsung disambut manis.

Banyak pemilik usaha lebih nyaman pakai cash ketimbang ribet scan-scan. Alasannya simpel: biar langsung bisa dipakai buat belanja kebutuhan harian. Dari situ keliatan banget kalau literasi digital masih jadi PR di level UMKM kecil.

Tapi, mahasiswa KKN nggak kehabisan akal. Setelah diskusi panjang, mereka muter otak dan cari cara lain yang lebih down-to-earth: bikin banner identitas usaha. Simpel, eye-catching, dan langsung bisa bikin usaha lebih gampang dikenali pembeli.

Ada tiga UMKM yang langsung dapet sentuhan branding kece ini, yaitu:

  • Warung Saprol, toko kelontong kebutuhan sehari-hari.
  • Paguyuban Sabisa, kelompok usaha ternak lele dan mentok.
  • Toko Peralatan Rumah Ayusti, penyedia barang-barang rumah tangga.

Tanggal 20 Agustus 2025 jadi momen pasang banner di tiga lokasi usaha tersebut. Prosesnya lancar jaya, bahkan dapat apresiasi langsung dari para pemilik UMKM.

Baca Juga :  Kelompok SDGS KKN 102 UPN “Veteran” Jatim Jelajahi Potensi UMKM di Kelurahan Pakis

“Harapannya, meskipun kecil, banner ini bisa bikin usaha warga lebih mudah dikenali dan keliatan lebih serius. Jadi orang juga lebih percaya,” kata Rechardo, Ketua Kelompok 96.

Dari pengalaman ini, para mahasiswa sadar kalau nggak semua program berbasis teknologi bisa langsung diterima masyarakat. Kadang butuh pendekatan yang lebih sederhana tapi tetap ngena.

Dengan langkah kecil tapi berarti ini, anak-anak KKN UMBY buktiin kalau meski cuma singgah sementara, mereka tetap ninggalin jejak berharga buat warga Dusun Sareyan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB