Lewat Program PkM, UPI Latih Puluhan Guru PJOK Pangandaran Tingkatkan Literasi Fisik Anak

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, PANGANDARAN — Sebanyak 50 guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dari tingkat SD dan SMP di Kabupaten Pangandaran mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi dalam bidang literasi fisik anak usia muda, Sabtu (2/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di SMPN 1 Pangandaran ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan.

Rizaldo Septiano Robaeni, M.Pd., salah satu narasumber, menyampaikan pentingnya pemahaman guru terhadap konsep literasi fisik sebagai kompetensi dasar yang harus ditanamkan sejak dini.

“Literasi fisik adalah kemampuan anak untuk memahami, menilai, dan terlibat dalam aktivitas fisik secara sadar. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi tentang gaya hidup sehat yang dibentuk sejak kecil,” ujar Rizaldo.

Dalam sesi lainnya, Rizky Indra Cahyadi, M.Pd., menambahkan bahwa keterampilan gerak dasar seperti berlari, melompat, dan melempar perlu dilatih secara sistematis karena menjadi fondasi berbagai aktivitas fisik di masa depan.

Kegiatan pelatihan ini dikemas secara interaktif, melibatkan diskusi hingga simulasi aktivitas, sehingga para peserta bisa langsung mengimplementasikan materi yang diperoleh dalam praktik pembelajaran di sekolah.

Baca Juga :  Di Ajang Grand Islamic Nursing Festival 2024, MAN 1 Sumedang Borong Beragam Prestasi Luar Biasa

Kerja sama antara UPI dengan KKG PJOK SD, MGMP PJOK SMP, dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran menjadi sinyal positif bahwa peningkatan kualitas guru PJOK mendapat perhatian serius.

Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan lebih siap mengembangkan lingkungan pembelajaran yang tidak hanya aktif secara fisik, tapi juga membentuk karakter dan kesadaran kesehatan anak sejak usia dini. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB