Gempa Terjadi di Rusia, Tapi Mengapa Berdampak Tsunami di Indonesia? Ini Penjelasan BMKG

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gempa bumi / ilustrasi: isstockphoto

Ilustrasi gempa bumi / ilustrasi: isstockphoto

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tektonik besar yang terjadi di Rusia pada Rabu (30/7) pagi, disebabkan aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatkal.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench).

“Gempa Bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault),” kata Daryono, dalam keterangannya, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gempa tektonik mengguncang wilayah pesisir timur Kamchatka pada Rabu pagi waktu Indonesia.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki kekuatan magnitudo M8,7 dengan episenter terletak pada koordinat 52,51° LU; 160,26° BT pada kedalaman 18 kilometer.

Baca Juga :  Begini Kata KPU Jateng dan FKUB Jateng Terkait Gaduh Fatwa MUI Jateng Soal Pilkada Serentak

Berdampak Tsunami di Indonesia? 

Daryono mengatakan gempa bumi ini berpotensi berdampak pada Indonesia di sejumlah wilayah timur Tanah Air. Gempa disebut berpotensi menyebabkan tsunami di wilayah tersebut dengan ketinggian kurang dari 0,5 meter.

Meski demikian, Daryono mengimbau masyarakat tetap tenang dan menjauhi wilayah pantai.

“Kepada masyarakat pesisir di wilayah tersebut untuk tetap tenang dan menjauhi pantai. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” tuturnya.

Total 10 wilayah berpotensi dihantam tsunami dengan perkiraan waktu sampai antara pukul 14.52 WITA hingga 16.30 WIT.

Baca Juga :  Top! Kelurahan Pudakpayung Semarang Juarai Lomba Desa dan Kelurahan Se-Jateng

Berikut daftar wilayah yang berpotensi terkena tsunami:

1. Talaud (ETA 14:52:24 WITA)
2. Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA)
3. Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT)
4. Manokwari (ETA 16:08:54 WIT)
5. Rajaampat (ETA 16:18:54 WIT)
6. Biaknumfor (ETA 16:21:54 WIT)
7. Supiori (ETA 16:21:54 WIT)
8. Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT)
9. Jayapura (ETA 16:30:24 WIT)
10. Sarmi (ETA 16:30:24 WIT)

Selain di Indonesia, Daryono menyebut potensi tsunami juga terjadi di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81
Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo
Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC
Dokumen Bocor Ungkap Aktivitas Intelijen Jepang di Rusia
Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat
Semarak HUT RI ke-81, KBRI Tunis dan PPI Tunisia Gelar Merdeka Summer Run & Clean The City
Indonesia Dorong BRICS Jadikan Kebudayaan sebagai Kekuatan Strategis
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Dokumen Bocor Ungkap Aktivitas Intelijen Jepang di Rusia

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB