Mengenal Digitalisasi Penegakan Hukum: Mahasiswa Hukum Unwahas Kunjungi Polda Bali

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, DENPASAR — Sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam memahami dinamika penegakan hukum di era transformasi digital, Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang lakukan kunjungan ke Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

Kunjungan ini mengusung tema strategis, “Digitalisasi Layanan Kepolisian di Polda Bali dan Implikasinya terhadap Efektivitas Penegakan Hukum”.

Rombongan dipimpin oleh Dekan Fakultas Hukum, Dr. M. Shidqon Prabowo, S.H., M.H., serta jajaran dosen pengampu mata kuliah Hukum Pidana, Hukum Acara Pidana, dan Kriminologi, bersama lebih dari 120 mahasiswa semester akhir yang mengikuti program studi lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mempertemukan mahasiswa dengan realitas digitalisasi sistem hukum di lingkungan kepolisian, rombongan disambut secara resmi oleh Kasubag Selek Bagdalpers RO SDM Polda Bali.

Dalam sesi pembukaan, perwakilan dari kepolisian, Luh Gede Sukmawati, SH., MH menjelaskan bahwa Polda Bali terus mendorong inovasi berbasis digital dalam rangka meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kecepatan layanan publik.

Kanit Subdit 1 Ditreskrimum Polda Bali, I Gede Minggu Artawan, SPI., MH, dalam materinya memaparkan, mulai dari pengaduan online, pelaporan tindak pidana berbasis digital, e-Tilang, hingga pengawasan kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Baca Juga :  Rapat Perdana MGMP Sejarah Jakarta Barat I, Usung Inovasi dan Kolaborasi

“Semua merupakan bentuk komitmen Polri untuk menghadirkan sistem penegakan hukum yang adaptif dan efisien,” ungkapnya.

Forum tersebut makin ‘gayeng’, dengan adanya antusias mahasiswa yang aktif mengajukan pertanyaan kritis, mulai dari: tantangan penerapan ETLE di wilayah pariwisata, kesenjangan digital masyarakat dalam mengakses layanan online, jaminan keamanan data serta hak privasi dalam sistem digital kepolisian.

Terkait upaya menangani kendala masyarakat pedesaan yang belum melek teknologi digital, Polda Bali menyebut telah menjalankan program “Polisi Sambang Digital”, yaitu petugas yang membantu akses masyarakat ke layanan online melalui kantor desa dan balai adat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unwahas, Dr. M. Shiddqon Prabowo, SH., MH dalam sambutannya menegaakan bahwa era digital mengharuskan aparat penegak hukum untuk tidak hanya andal dalam substansi hukum, tetapi juga melek teknologi.

Baca Juga :  Nyalakan Api Kepemimpinan, LKMM-TD Fakultas Hukum Unwahas Siapkan Nahkoda Masa Depan

“Digitalisasi bukan hanya persoalan efisiensi administratif, tetapi juga menyangkut rule of law, keadilan prosedural, dan hak konstitusional warga negara. Mahasiswa harus peka terhadap tantangan hukum yang muncul dari modernisasi,” tegasnya.

Kunjungan ini membuka peluang kolaborasi antara Fakultas Hukum Unwahas dan Polda Bali dalam beberapa bentuk, antara lain: program magang mahasiswa pada bagian hukum dan pelayanan publik Polda Bali, workshop keamanan siber dan hukum digital, penelitian bersama terkait efektivitas layanan digital dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

Sebagai bentuk apresiasi, dilakukan penyerahan cendera mata serta sesi foto bersama di depan Gedung Bidang Hukum Polda Bali.

Mahasiswa juga berkesempatan mengunjungi Command Center, yakni pusat integrasi teknologi dan informasi kepolisian.

Kegiatan ini menjadi refleksi penting atas transformasi layanan hukum di era digital serta komitmen institusi penegak hukum dalam membangun kepercayaan publik melalui transparansi, efisiensi, dan inklusi digital. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB