Soroti Permasalahan dan Kejelasan Relokasi Pasar Tanah Merah, Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah (AMATAR) Gelar Audiesni

- Penulis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, BANGKALAN — Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah (AMATAR) mendatangi kantor dinas koperasi usaha mikro dan perdagangan, guna melakukan audiensi yang di gelar terkait relokasi pasar yang baru dan permasalahan Pasar Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.

Audiensi tersebut di hadiri oleh Plt Diskoumdag Ach. Siddik, sekretarisnya,Kepala Pasar Tanah Merah , Kepala pasar Patemon dan Kepala Pasar Blega, serta para pengurus Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah yang peduli terhadap kondisi pasar yang ada di kecamatan tanah merah tersebut.

Royhan selaku sekbid advokasi mengutarakan bahwasanya tujuan kami kesini yang pertama untuk silaturahmi kepada Diskoumdag dan yang kedua untuk audiesi terkait Pasar Tanah Merah.

“Kami membawa tuntutan yang pertama untuk segera memberi kejelasan terkait relokasi pasar tanah merah yang baru sebelah utara, “papar Royhan

“Sedangkan, kedua segera melakukan sosialisasi dan musyawarah tokoh setempat apabila belum di lakukan dan yang ketiga untuk melakukan penertiban terhadap para pedagang yang berjualan di luar atau berdempetan dengan jalan raya yang merugikan para pedagang yang berjualan di dalam dan menyebabkan kemacetan” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Diskoumdag Ach. Siddik menanggapi terkait tuntutan tersebut.

“Sebenenenya terkait relokasi pasar tanah merah yang baru kami sudah berupaya secepat mungkin untuk segera merelokasinya. Akan tetapi untuk merelokasi pasar yang baru kami membutuh kan tim dan tim tersebut harus di berikan sk dan membutuhkan anggaraan, dan kami menunggu perintah dari bapak bupati, “terangnya.

Baca Juga :  TDA CAMP 2025: Kolaborasi Perdana Komunitas TDA Depok dan TDA Jakarta yang Hadirkan Strategi Bisnis dan Kolaborasi Nyata

Ach. Siddik juga menambahkan, pihaknya tidak bisa bertindak mendahului bupati dan masih harus merenovasi terkait kerusakan bangunan yang sebagian rusak dan kurangnya ruko sekitar 100, kemudian terkait sosialisasi.

“Kami hampir setiap hari mensosialisaasikan terkait akan di pindahkan pasar yang lama ke gedung pasar yang baru.” pungkasnya.

Royhan selaku sekbid advokasi mengutarakan bahwasanya kami Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah Siap Mengawaal dan membantu terkait rekolasikan pasar tanah merah. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB