KOPRI PC PMII Lamongan Perkuat Gerakan Advokasi Perempuan Lewat Sekolah Satu Hari

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, LAMONGAN – Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Lamongan kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu keadilan gender melalui penyelenggaraan Sekolah Advokasi Perempuan pada Minggu (29/2025).

Bertempat di Aula Candrakirana milik Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Lamongan, kegiatan ini diikuti oleh kader-kader perempuan PMII dan dilaksanakan dalam format pelatihan intensif selama sehari penuh.

Mengangkat tema “Dari Perempuan, Oleh Perempuan, untuk Keadilan”, kegiatan ini bertujuan mendorong perempuan muda agar terlibat aktif dalam kerja-kerja advokasi dan pendampingan korban kekerasan, sekaligus membangun kesadaran hukum serta solidaritas lintas jaringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga pokok bahasan utama menjadi inti pelatihan, yakni regulasi perlindungan perempuan dan anak, mekanisme penanganan kasus kekerasan oleh aparat penegak hukum, serta strategi layanan dan pendampingan terhadap korban. Materi disampaikan oleh para ahli dan praktisi yang selama ini aktif di lapangan.

Baca Juga :  Mahasiswa Keperawatan Unimus Semarang Raih Juara 3 Nasional Lomba Video Kegawatdaruratan di Surabaya

Ketua KOPRI PC PMII Lamongan, Ike Nurul Fitrotus Shoimah, dalam pidato pembukaannya menegaskan bahwa pendidikan advokasi merupakan langkah penting dalam membentuk perempuan yang kritis dan tangguh.

“Kita ingin perempuan tidak hanya menjadi objek perlindungan, tetapi menjadi aktor perubahan yang menggerakkan masyarakat menuju keadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PMII Cabang Lamongan, Maulana Rohis Putra, mengajak peserta untuk merefleksikan ketimpangan sejarah yang masih diwarisi hingga kini.

Ia mengutip kisah Cassandra dan Medusa dari mitologi klasik sebagai simbol betapa suara perempuan sering diabaikan karena prasangka.

Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah tokoh dan alumni PMII, antara lain Ketua IKAPMII Lamongan Miftah Alamuddin serta dua anggota Majelis Pembina Cabang PMII, Anik Vidia Sari dan Aizatul Faizah.

Dalam diskusi, Miftah Alamuddin menekankan bahwa stigma terhadap korban kekerasan masih menjadi hambatan besar dalam upaya penegakan keadilan.

Baca Juga :  BEM FISIP UMRAH Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Wartawan Senior

“Melalui forum ini, kami berharap para perempuan berani bersuara, dan lebih dari itu—mereka tahu ke mana harus melangkah,” katanya.

Narasumber yang hadir antara lain Nurul Faizin, advokat sekaligus alumni PMII, Ipda Wahyudi Eko Afandi dari Unit PPA Polres Lamongan, serta Anis Su’adah selaku Direktur Aliansi Perempuan Lamongan. Ketiganya berbagi perspektif dari sisi hukum, kepolisian, hingga layanan sosial berbasis komunitas.

Sebagai bagian dari output kegiatan, para peserta diminta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) dalam bentuk riset mini yang akan diterapkan di lingkungan masing-masing.

Langkah ini diharapkan menjadi embrio gerakan advokasi akar rumput yang berkelanjutan.

Sekolah Advokasi Perempuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keadilan sosial yang berpihak pada perempuan tidak lahir begitu saja, melainkan dibangun melalui proses belajar bersama, saling mendukung, dan terus menguatkan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB