Festival Nasional Reog Ponorogo 2025 Sukses Digelar, Lantas Apa Itu Kesenian Reog Ponorogo?

- Penulis

Minggu, 29 Juni 2025 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: Atraksi Reog Ponorogo. (Gambar: pinterest.com)

POV: Atraksi Reog Ponorogo. (Gambar: pinterest.com)

“Reog Ponorogo adalah salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur”

SUARAMUDA, SEMARANG — Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXX yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Suro 2025 resmi berakhir dengan sukses dan meriah pada Rabu (25/6/2025).

Pertunjukan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari turis asing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir detik.com, dua wisatawan asal Prancis, Patrick dan Agnes mengaku terpukau oleh pertunjukan seni tradisional khas Ponorogo yang menjadi rangkaian dari Grebeg Suro Ponorogo 2025 ini.

“Reog ini sangat luar biasa, sangat indah dan saya menyukainya,” kata Patrick didampingi Agnes.

Tak hanya dari Prancis, sejumlah wisatawan lain dari Tiongkok, Jepang, negara-negara Eropa hingga Amerika juga turut menyaksikan gelaran budaya yang berlangsung sejak Minggu (22/6/2025) itu.

Baca Juga :  Wakili Indonesia, Mahasiswa Unimed Raih Emas di Kejuaraan Kickboxing Asia

Kehadiran mereka menambah semarak festival dan membuktikan daya tarik pariwisata budaya Ponorogo di mata dunia.

Warisan Budaya yang Harus Dilestarikan

Lantas, apa sih sebenarnya kesenian Reog Ponorogo? Reog Ponorogo adalah salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur.

Kesenian ini dikenal dengan pertunjukan yang megah dan mistis, menampilkan tokoh-tokoh seperti Singo Barong, Jathil, Warok, dan Bujang Ganong.

Ilustrasi perform Reog Ponorogo. (Gambar: pinterest.com)

Ciri khas Reog terletak pada topeng besar berbentuk kepala singa dengan hiasan bulu merak, yang bisa mencapai berat 30–50 kg dan dipikul hanya dengan kekuatan gigi sang penari.

Sejarah Reog Ponorogo berakar dari kisah perlawanan Ki Ageng Kutu terhadap Raja Majapahit yang dianggap korup dan menyimpang.

Melalui pertunjukan Reog, kritik politik disampaikan secara simbolik, menjadikan Reog bukan hanya kesenian tetapi juga bentuk ekspresi sosial dan politik pada masanya.

Baca Juga :  Fiskal Sulbar Terancam, DPR RI Dapil Sulbar Didesak Ambil Peran Nyata

Pada tahun 2024, Reog Ponorogo resmi diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda milik Indonesia.

Pengakuan ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat identitas budaya nasional di tengah arus globalisasi.

Tantangan Terbesar

Namun, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana generasi muda ikut melestarikan Reog.

Dalam era digital dan budaya populer yang serba instan, penting bagi anak muda untuk mengenal, mencintai, dan mengembangkan Reog secara kreatif tanpa meninggalkan nilai-nilai aslinya.

Pelestarian bisa dilakukan melalui festival budaya, pertunjukan virtual, pelatihan seni, hingga kolaborasi dengan media sosial.

Dengan keterlibatan generasi muda, Reog Ponorogo tak hanya lestari, tapi juga relevan dan terus berkembang sebagai simbol kekayaan budaya Indonesia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 49 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB