Usai Raih Penghargaan Internasional di Malaysia, Dosen Muda UNIMUS Semarang Berbagi Kisah Lewat Podcast Bincang Unimus

- Penulis

Sabtu, 7 Juni 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG — Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung talenta akademik muda melalui pencapaian luar biasa dari Dosen Prodi Spesialis Medikal Bedah Prima Trisna Aji.

Dosen muda tersebut telah berhasil menyabet penghargaan The Best Paper Presenter Award dalam ajang International Conference on Recent Advancement in Sustainable Healthcare yang digelar di Selangor, Malaysia.

Sebagai bentuk pengakuan atas prestasi membanggakan tersebut, UNIMUS Surakarta mengundang Prima sebagai narasumber dalam Podcast Bincang UNIMUS, yang ditayangkan tapping pada Rabu, 28 Mei 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Episode spesial ini mengangkat tema “Dosen Muda Peraih Best Paper di Seminar Internasional Malaysia” dan disajikan sebagai ajang berbagi inspirasi, pemikiran ilmiah, serta pengalaman riset di kancah global.

Acara berdurasi satu jam ini dipandu oleh Aric Vranada, S.Kep. MSN. Ph.D, salah satu dosen muda UNIMUS yang juga dikenal sebagai host tetap program podcast tersebut.

Sementara proses produksi dipercayakan kepada Anggri WD yang menyutradarai episode ini dengan pendekatan visual profesional, menjadikan tayangan terasa hidup dan menggugah, namun tetap edukatif.

Baca Juga :  KKL, Mahasiswa Unimus Pelajari Sistem Automasi dan Sistem Pemompaan Air di PDAM IPA Semanggi Surakarta

Bincang Hipertensi

Dalam perbincangan tersebut, Prima berbagi cerita mengenai proses penelitiannya yang mengangkat topik pengelolaan hipertensi secara mandiri melalui teknologi mobile health.

Inovasi ini memungkinkan pasien hipertensi untuk melakukan pemantauan tekanan darah, mengikuti pola hidup sehat, dan meningkatkan kepatuhan konsumsi obat secara mandiri melalui aplikasi berbasis smartphone.

“Lebih dari sekadar pengingat minum obat, aplikasi ini kami rancang sebagai mitra digital pasien dalam menjalani hidup sehat. Kami berharap teknologi ini dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat luas, terutama di era serba digital saat ini,” jelas Prima.

Inspirasi riset ini, lanjutnya, berangkat dari keprihatinan terhadap minimnya kepatuhan pasien dalam menjalani terapi jangka panjang untuk hipertensi.

Ia pun menggandeng Profesor Tukimin dari Indonesia dan Profesor Chua Siew Khan dari Malaysia untuk mengembangkan pendekatan intervensi digital berbasis kebutuhan pasien.

Prestasi Prima tak hanya menjadi kebanggaan bagi UNIMUS, tetapi juga dipandang sebagai kontribusi nyata terhadap pengembangan teknologi kesehatan berkelanjutan yang inklusif dan aplikatif.

Baca Juga :  Cetak SDM Handal, D3 Keperawatan Unimus Semarang Gelar Pelatihan BTCLS

Berbagai kalangan, termasuk akademisi dan mahasiswa, menyambut hangat episode ini melalui kanal resmi UNIMUS dengan pujian atas penyajian yang inspiratif namun tetap substansial.

Banjir Apresiasi

Pihak universitas pun turut menyampaikan apresiasinya. Dalam keterangan resmi, Rektor UNIMUS Surakarta menyebut bahwa keberhasilan Prima mencerminkan potensi besar dosen-dosen muda Indonesia dalam menghasilkan karya riset yang mampu bersaing di tingkat internasional.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras Prima. Ini bukti bahwa kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga inkubator inovasi yang solutif untuk masyarakat,” ujar Rektor dalam laman website Unimus.

Lewat podcast ini, UNIMUS Semarang menunjukkan konsistensinya dalam mendukung dosen muda agar terus berkembang di bidang penelitian dan kolaborasi global.

Lebih dari sekadar penghargaan, pencapaian Prima Trisna Aji merupakan cerminan bahwa karya ilmiah yang berdampak dapat menjadi motor perubahan sosial yang sesungguhnya.

Dengan reputasi yang kini ia bangun, Prima tidak hanya membawa harum nama UNIMUS Semarang, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta riset dan inovasi kesehatan global. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB