Sukses Bikin Inovasi Pangan dari Buah Pepaya, Mahasiswa Bina Desa UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Sosialisasi di Desa Karangkuten, Mojokerto

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, MOJOKERTO – Sosialisasi dan pelatihan pembuatan olahan fermentasi buah pepaya segar ‘Nata de Papaya’ diselenggarakan di Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kegiatan itu dihelat mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) sebagai upaya inovasi pangan lokal.

Dua mahasiswa, Nashrul Amin dan Aldhila Ardalia Nella Angga, yang didampingi dosen, Alifatul Zahidah Rohmah, ST tergabung dalam Tim Bina Desa UPNVJT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka membagikan brosur, demo langsung dan membuka sesi tanya jawab interaktif.

“Kami ingin memperkenalkan cara baru mengelola hasil pertanian desa agar tidak terbuang dan bisa jadi sumber pendapatan tambahan,” ujar Nashrul Amin, mahasiswa penggagas program.

Sosialisasi ini melibatkan warga secara aktif, termasuk ibu-ibu PKK dan perangkat desa. Adapun materi pelatihan mencakup pemilihan buah pepaya matang, proses pembuatan larutan fermentasi, inokulasi bakteri, hingga panen dan pengemasan produk.

Baca Juga :  Angkat Tema FOMO, Mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Sukses Gelar Upgrading dan Rapat Kerja

“Buah pepaya di sini sering melimpah dan dibuang. Dengan ini, kami jadi tahu cara membuat makanan yang bisa dijual,” ujar Wiwik, peserta pelatihan dari kelompok ibu-ibu desa.

Sementara itu, pihak Desa Karangkuten menyampaikan dukungan penuh terhadap program mahasiswa ini karena sejalan dengan misi desa dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa ilmu pengetahuan bisa diterapkan langsung untuk memberdayakan masyarakat desa.

Dilain sisi,

inisiatif ini juga turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 2: Zero Hunger dengan meningkatkan ketahanan pangan melalui pengolahan hasil pertanian lokal, serta SDGs nomor 8: Decent Work and Economic Growth dengan menciptakan peluang usaha baru dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga :  Ingat-ingat, Lur! Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Bakal Resmi Jadi Daerah Khusus (DK) Jakarta

Kolaborasi Kampus-Desa Mandiri

Nata de Papaya bukan hanya produk pangan, tetapi juga simbol kolaborasi antara kampus dan desa untuk menciptakan desa mandiri pangan dan berdaya saing.

Papaya sebagai buah tropis yang mudah ditemukan di lingkungan desa, selama ini sering mengalami surplus dan akhirnya terbuang.

Melalui proses fermentasi menggunakan bakteri Acetobacter Xylinum, buah pepaya difermentasi menjadi nata — produk pangan fungsional bertekstur kenyal dan kaya serat, mirip nata de coco.

Adapun, produk yang digagas mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur ini diberi nama ‘Nata de Papaya’ yakni bentuk inovasi pangan lokal yang bergizi dan bernilai jual. (Red)

**) Artikel ditulis oleh Nashrul Amin, Aldhila Ardalia Nella Angga dan Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, ST., MT

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB