Menempa Karakter di Alam Terbuka: Perkemahan Kamis Jumat Kelas 8 SMP Santo Yosef Surabaya di Bumi Mahanaim

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, PASURUAN — Udara segar dan lanskap hijau yang membentang di Bumi Mahanaim, Prigen, Pasuruan, menjadi panggung alami bagi pengalaman tak terlupakan yang dialami oleh siswa kelas 8 SMP Santo Yosef Tarakanita Surabaya pada 15-16 Mei 2025.

Dalam kegiatan Perkemahan Kamis–Jumat yang berlangsung selama dua hari satu malam ini, sebanyak 87 siswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang mengasah karakter, kerja sama tim, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap alam.

Perkemahan dimulai pada Kamis (15/5) siang dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga bagian penting dari proses pendidikan karakter yang menjadi ciri khas pendidikan Tarakanita: Community, Creativity, dan Conviction.

Kegiatan ini langsung mengasah kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan keterampilan praktis siswa.

Dengan dibimbing oleh para pembina pramuka, setiap kelompok belajar menyelesaikan tantangan awal dengan semangat dan kekompakan.

Baca Juga :  Dari Santri Jadi Orator Hebat! MTSN 3 Jombang Dapat Jurus Public Speaking Langsung dari Dosen UPN Veteran Jawa Timur

Malam Reflektif dan Pentas Seni

Saat malam menjelang, para peserta berkumpul di aula untuk melaksanakan Pentas Seni dan refleksi doa.

Keceriaan terpancar dari wajah mereka, saat pentas seni setiap kelompok gugus menampilkan hasil kreatif yang sudah disiapkan di sekolah.

Nilai-nilai seperti solidaritas, disiplin, keberanian, dan integritas menjadi benang merah dari seluruh kegiatan malam itu.

Hari Kedua: Morning Reflection dan Peneguhan Karakter

Keesokan harinya, siswa bangun pagi untuk melaksanakan kegiatan morning reflection.

Dalam suasana yang masih diselimuti kabut pagi, mereka diajak menyadari kembali pentingnya menjadi pribadi yang bertumbuh, bertanggung jawab, dan memiliki empati dalam kehidupan sehari-hari dalam kegiatan jalan sehat dan senam bersama.

Setelah jalan sehat anak-anak mulai menyiapkan sarapan dengan memasak sendiri lauk dan sayur sop.

Masakan yang dibuat anak dilombakan untuk mencari citra rasa yang terbaik hasil masakan kelompok gugus.

Dengan semangat tantangan dan kekompakan tidak ada rasa mengeluh dan menyerah, tetapi rasa tanggung jawab dan kolaborasi dalam membuat masakan tersebut.

Baca Juga :  Nyalakan Api Kepemimpinan, LKMM-TD Fakultas Hukum Unwahas Siapkan Nahkoda Masa Depan

Kegiatan outbond menjadi kegiatan yang fun dan melatih kepemimpinan siswa dalam kegiatan Kepramukaan ini.

Rasa senang dan berani tampil untuk kekompakan dalam melewati pos demi pos outbond yang sudah disiapkan kakak Pembina.

Menjadi Generasi Tangguh dan Peduli

Perkemahan ini bukan hanya menjadi ajang bermain di alam terbuka, melainkan juga menjadi wadah pembentukan karakter yang kuat dan integratif bagi siswa.

Nilai-nilai compassion (kepedulian), integrity (kejujuran), innovation (kreativitas), collaboration (kerja sama), dan on-going formation (pembelajaran berkelanjutan) tercermin dalam setiap rangkaian kegiatan.

SMP Santo Yosef Tarakanita Surabaya terus berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh, peduli, dan berkarakter.

Melalui kegiatan seperti perkemahan ini, siswa diajak untuk mengalami langsung makna belajar seutuhnya: melalui pengalaman nyata, relasi antarpribadi, dan kehadiran di tengah ciptaan Tuhan. (Red)

Penulis : A Ernest Nugroho

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB