WNI di Pakistan Diminta Waspada, Buntut Aksi Serang Pakistan-India yang Tewaskan Puluhan Sipil

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ketegangan Pakistan-India (gambar; sindonews.com)

Ilustrasi ketegangan Pakistan-India (gambar; sindonews.com)

SUARAMUDA, ISLAMABAD — Ketegangan antara India dan Pakistan kembali meningkat setelah angkatan bersenjata India melancarkan serangan rudal ke beberapa titik di Pakistan dan wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan, Rabu (7/5) dini hari.

Serangan yang diberi nama “Operasi Sindoor” ini dilakukan sebagai respon atas serangan teror di Pahalgam, India, yang menewaskan 26 turis Hindu pada 22 April 2025, pekan lalu.

POV: rumah hancur akibat konflik Pakistan vs India (dok istimewa)

Sebagai balasan, India melakukan serangan dengan meluncurkan rudal pada lokasi yang diduga sebagai pusat pelatihan teroris dan infrastruktur militan di Muzaffarabad (Kashmir), Kotli (Kashmir), Muridke (Dekat Lahore), Bahawalpur (Punjab), Ahmedpur East Dekat Bahawalpur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut sumber dari kantor berita Dawn, Pakistan, kerusakan terjadi pada beberapa bangunan termasuk masjid dan fasilitas publik.

Baca Juga :  Qari Indonesia Raih Peringkat Ketiga dalam Kompetisi Internasional Tilawah Al-Qur'an di Moskow

Islamabad mengklaim serangan ini menyebabkan sedikitnya 31 warga sipil tewas dan 57 lainnya mengalami luka-luka. Sebagai aksi tanggapan, Islamabad juga berhasil menembak jatuh lima pesawat tempur milik India.

Imbauan untuk WNI

Pemerintah Indonesia, melalui KBRI Islamabad mengimbau kepada WNI yang tinggal di daerah terdampak untuk segera melakukan relokasi mandiri ke tempat yang lebih aman.

Sementara WNI yang berada di wilayah lain, diimbau untuk menghindari perjalanan ke perbatasan Pakistan-India hingga situasi membaik.

WNI juga diingatkan untuk menghindari pusat keramaian, kantor pemerintahan, serta fasilitas militer yang berpotensi menjadi target serangan.

Baca Juga :  Epic! Prabowo Tampil di Panggung Dunia Bareng Xi, Putin, dan Kim Jong Un

Sementara itu, dari pantauan kontributor suaramuda.net para anggota Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Pakistan yang tersebar di tiga kota (Islamabad-Karachi-Lahore) masih terlihat melaksanakan aktivitas harian seperti biasa.

“Mereka masih berangkat ke kampus dan mengikuti kajian dialog ilmiah pada umumnya. Hanya saja memang tidak diizinkan untuk bepergian ke luar kota, “tulis Badat Alauddin, kontributor suaramuda.net yang juga pimpinan Majelis Permusyawaratan Anggota PPMI di Pakistan.

“Harapannya, kedua negara menggunakan jalan diplomasi sebagai upaya menyelesaikan konflik sehingga membuat situasi kembali nyaman tentram dan damai, “imbuhnya. (Red)

Penulis: Badat Alauddin
Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PPMI Pakistan 2024-2025

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB