Ikuti Program MBKM, Mahasiswa Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur Diberangkatkan ke Desa Segoro Tambak, Sidoarjo

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: foto bersama mahasiswa Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur saat pelepasan untuk mengikuti Program MBKM Bina Desa di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo (dok pribadi)

POV: foto bersama mahasiswa Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur saat pelepasan untuk mengikuti Program MBKM Bina Desa di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo (dok pribadi)

SUARAMUDA, SIDOARJO — Sebanyak 24 mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur resmi diberangkatkan dalam rangka pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Bina Desa.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo dan akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai dari tanggal 28 April hingga 28 Mei 2025.

Program Bina Desa ini bertujuan untuk menjembatani antara ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di bangku perkuliahan dengan kebutuhan nyata masyarakat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pendekatan interdisipliner dan berbasis pengabdian, para mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi serta membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat, khususnya di bidang lingkungan dan pengelolaan limbah yang relevan dengan disiplin ilmu Teknik Kimia.

Dalam sambutannya saat pemberangkatan, Kepala Desa Segoro Tambak, Hj. Anik Mahmuda, S.A.P., M.M., menyampaikan harapan besar terhadap kontribusi mahasiswa dalam membantu mengatasi tantangan di desanya.

“Desa kami masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Permasalahan limbah dan potensi sumber daya yang belum dimanfaatkan secara optimal menjadi salah satu fokus utama. Oleh karena itu, kami sangat berharap para mahasiswa Teknik Kimia dapat mengaplikasikan ilmu mereka secara nyata untuk membantu mengatasi persoalan ini. Kami juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan intensif antara mahasiswa dan pihak desa. Komunikasi adalah kunci keberhasilan dalam program ini dan kami siap mendukung sepenuhnya,” ujar Hj. Anik Mahmuda, S.A.P., M.M. dengan penuh semangat.

Baca Juga :  Program MBKM Bina Desa: Mengubah Limbah Organik Menjadi Pupuk dengan Bantuan Maggot di Desa Segorotambak

Sementara itu, perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan dari Program Studi Teknik Kimia, Ir. Caecilia Pujiastuti, M.T. memberikan pesan inspiratif kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian.

“Program ini bukan hanya tentang pengabdian, tetapi juga tentang pembelajaran. Di desa ini, kalian akan menemukan ilmu-ilmu kehidupan yang tak diajarkan di ruang kuliah. Dedikasi kalian kepada masyarakat adalah wujud nyata kontribusi sebagai akademisi muda. Ini adalah kesempatan emas untuk belajar, tumbuh, dan memberi manfaat secara langsung,” jelas beliau saat melepas mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur.

Baca Juga :  Lomba Essay Nasional 2025 LPM Reference: Gen Z Unjuk Inovasi Menuju Indonesia Emas 2045, Ini Daftar Pemenangnya!

Program MBKM Bina Desa ini akan melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan seperti edukasi pengelolaan limbah rumah tangga, perancangan sistem pemanfaatan limbah organik, serta penyuluhan pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis e-commerce.

Selain itu, mahasiswa juga ditantang untuk mengembangkan solusi inovatif dalam pengolahan limbah rumah tangga dan perikanan mengingat letak geografis desa yang berada di wilayah pesisir.

Dengan semangat kolaboratif antara akademisi dan masyarakat, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi Desa Segoro Tambak, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam membentuk karakter, kemampuan analitis, dan kepedulian sosial.

*) Artikel ini ditulis oleh: Bernice Barbarossa Adine Romansa Patty dan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T., Mahasiswa dan Dosen Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur

**) Artikel ini ditayangkan tanpa dilakukan proses editing oleh tim redaksi

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB