Kolaborasi Gus Yasin Institute dan Tim Akselerasi Jawa Tengah, Buku Biografi Gus Yasin Resmi Diluncurkan

- Penulis

Selasa, 22 April 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG — Tepat di Hari Kartini 21 April 2025, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menerima buku tentang dirinya; Biografi Gus Yasin.

Buku setebal 116 halaman lebih itu, diserahkan langsung Sekda Provinsi Jateng, Prof. Dr. Ir. Sri Puryono K. S. , M.P., kepada Gus Yasin, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran Jl. Pahlawan Semarang.

“Terima kasih, tak menyangka pribadi saya dipotret menjadi buku, semoga buku ini menginspirasi kita semua,” kata Gus Yasin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buku Hasil Kolaborasi

Buku biografi ini merupakan hasil kolaborasi antara Gus Yasin Institute dan Tim Akselerasi Jawa Tengah.

Sebagai Pendiri Gus Yasin Institute, Prof Sri Puryono, mengatakan isi buku ini mendokumentasikan perjalanan hidup Gus Yasin dari pesantren hingga menjadi wakil gubernur hingga dua periode.

Baca Juga :  Viral! Dengan Judul Lagu "APT", Kolaborasi Apik Rosé BLACKPINK dan Bruno Mars Tembus Pasar Global

“Buku Gus Yasin ini luar biasa. Saya membaca buku yang dikirimkan, dan langsung selesai dalam satu malam. Isinya sangat inspiratif. Gus Yasin adalah putra seorang kiai kharismatik (Mbah Maimoen Zubaer), tetapi tetap rendah hati. Gus Yasin ya tetap Gus Yasin,”ucapnya.

Dia tambahkan, buku ini lebih dari sekadar kisah sukses politik. Tetapi menampilkan semangat perjuangan, dedikasi, serta kerja keras Gus Yasin dalam membangun Jawa Tengah.

Nilai-nilai kolaborasi dan komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat menjadi benang merah dari narasi yang disampaikan.

Sementara itu, penulis sekaligus Ketua Dewan Pengarah Tim Akselerasi Jawa Tengah, Gouw Ivan Siswanto, S.H, mengatakan buku Biografi Gus Yasin bukan hanya menceritakan perjuangan pribadi.

Baca Juga :  Perempuan: Rahim Peradaban yang Tersingkirkan

Ivan, panggilan akrabnya menyebut buku itu juga menggambarkan bagaimana berbagai elemen masyarakat turut berkontribusi dalam mendukung kebijakan yang berpihak pada rakyat dan mendorong kemajuan Jawa Tengah yang berkeadilan sosial.

Dia menambahkan, buku Biografi Gus Yasin juga menyuguhkan sisi humanis Gus Yasin. Mulai dari kehidupan pribadinya, perjuangannya menempuh pendidikan meskipun sudah menikah, hingga kisah inspiratif saat tinggal di Suriah bersama sang istri, Ning Nawal.

KH. Muhammad Chamzah Hasan sebagai Pendiri Gus Yasin Institute mengucapkan selamat atas di terbitkan buku ini. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB