Berbuka Puasa Bersama Komunitas Muslim Dagestan di Rusia: Kebersamaan yang Memperkaya Hati

- Penulis

Jumat, 28 Maret 2025 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, ST. PETERSBURG, RUSIA —Ramadan selalu membawa kehangatan persaudaraan yang tak tergantikan.

Tahun ini, saya mendapat kesempatan istimewa untuk mengikuti Iftar Yedinstva (Buka Puasa Bersama) yang diselenggarakan oleh komunitas Muslim Dagestan di St. Petersburg.

Acara megah yang digelar di Grand Hall Restaurant pada 22 Maret 2025 ini menjadi bukti nyata persatuan umat Muslim dari berbagai latar belakang etnis dan budaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Undangan tak terduga datang dari Maryam, seorang mahasiswi asal Dagestan yang saya kenal di acara budaya SPBGU.

“Yulia, saya mengundang Anda ke acara iftar dengan komunitas kami. Datanglah lebih awal dan ajak teman-temanmu,” tulisnya dalam pesan singkat yang langsung membuat hati berbunga-bunga.

Undangan ini menjadi penghibur setelah kabar bahwa tradisi iftar di Masjid Biru St. Petersburg ditiadakan tahun ini.

Sesampainya di lokasi, saya disambut pemandangan luar biasa.

Lebih dari 800 orang Muslim dari berbagai etnis berkumpul dalam satu ruangan megah.

Baca Juga :  Trump Cegah Balas Dendam Israel, Tak Mau Konflik dengan Iran Makin Meledak

Tempat duduk memang terpisah antara laki-laki dan perempuan, namun suasana persaudaraan terasa sangat kental.

“Ini pengalaman pertama saya mengikuti iftar sebesar ini di Rusia. Sungguh mengharukan,” ujar Ahmad, salah seorang peserta dari Indonesia.

Acara yang diorganisir oleh Muftiate Dagestan bekerja sama dengan Administrasi Spiritual Muslim St. Petersburg dan Pusat Kebudayaan Dagestan ini berjalan sangat tertata.

Fatimah, salah satu koordinator, dengan ramah memandu kami.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam, yang menyatukan bukan memisahkan,” katanya dengan mata berbinar.

Yulia Purnaning Dyah-Diaspora Indonesia di St Petersburg Rusia

Hidangan yang disajikan menggugah selera – “plov (nasi kebuli khas Asia Tengah), sayur daging kambing dengan kentang, berbagai buah segar, dan minuman tradisional “mors”.

Sambil menikmati hidangan, kami disuguhi berbagai pertunjukan mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, teater religi, nasyid, hingga atraksi spektakuler dari pemegang rekor Guinness World Record.

Fakta menarik terungkap tentang keberadaan Muslim di Rusia. Menurut data Pew Research Center (2024), Rusia adalah rumah bagi sekitar 25 juta Muslim atau 17% dari total populasi.

Baca Juga :  Update Gempa Myanmar: 3.300 Tewas, 4.500 Terluka dan 220 Orang Hilang

Mereka berasal dari berbagai etnis, dengan komposisi terbesar adalah Tatar (5,3 juta), Bashkir (1,6 juta), dan masyarakat Kaukasus Utara seperti Chechen dan Dagestan (2 juta).

Etnis Dagestan sendiri terdiri dari berbagai sub-etnis seperti Avar, Dargin, dan Kumyk yang kaya akan tradisi Islam.

Iftar seperti ini adalah bukti bahwa perbedaan etnis dan budaya bukan penghalang untuk bersaudara,” tutur Maryam di sela-sela acara.

Pengalaman ini bukan sekadar tentang berbuka puasa bersama, tapi lebih tentang merayakan indahnya persatuan dalam keragaman.

Sebagai penutup, tak ada kata yang lebih tepat selain Subhanallah, Alhamdulillah – segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan kami dalam kebersamaan penuh berkah ini.

Acara iftar yang berlangsung hingga larut malam itu meninggalkan kesan mendalam tentang makna hakiki dari ukhuwah Islamiyah.

Penulis: Yulia Purnaning Dyah-Diaspora Indonesia di St Petersburg Rusia

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi
Ribuan Migran Serbu Ceuta! Spanyol Turunkan Militer, Maroko Semprot Massa Pakai Meriam Air
Rusia Buru Bos Telegram!
76 Tahun Indonesia-Rusia dan 35 Tahun ASEAN-Rusia: Perkemahan Pemuda di Leningrad Jadi Simbol Diplomasi Kerakyatan
Strategi Rusia di ASEAN: Peluang Besar di Tengah Kompleksitas Geopolitik Kawasan
Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong
Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina, Rekonstruksi Gaza Jadi Komitmen Nyata
Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:58 WIB

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Ribuan Migran Serbu Ceuta! Spanyol Turunkan Militer, Maroko Semprot Massa Pakai Meriam Air

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:43 WIB

Rusia Buru Bos Telegram!

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:31 WIB

76 Tahun Indonesia-Rusia dan 35 Tahun ASEAN-Rusia: Perkemahan Pemuda di Leningrad Jadi Simbol Diplomasi Kerakyatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:43 WIB

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong

Berita Terbaru

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB

Logo Telegram. Gambar: Freepik

KILAS GLOBAL

Rusia Buru Bos Telegram!

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:43 WIB