Gubernur Ahmad Luthfi Cek Pelaksanaan Speling di Cilacap, Warga Antusias Periksa Kesehatan Gratis

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan layanan kesehatan dan dokter spesialis keliling (Speling)

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan layanan kesehatan dan dokter spesialis keliling (Speling)

Cilacap, SUARAMUDA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan layanan kesehatan dan dokter spesialis keliling (Speling) “Sehat Bareng Luthfi Yasin” di Kantor Kelurahan Cilacap, Kacamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Kamis, 13/3/2025.

“Hari ini jatahnya ke kabupaten yang kelima. Di mana tetap program kita bagaimana kita di tengah-tengah masyarakat yang kita kedepankan adalah memberikan layanan paripurna dari basis kita yang terkecil yaitu desa dengan kita memberikan puskesmas keliling dengan spesialisasi,” kata Ahmad Luthfi di lokasi.

Layanan Speling “Sehat Bareng Luthfi Yasin” merupakan layanan kesehatan gratis yang menyentuh langsung masyarakat. Program tersebut sekaligus untuk menunjang program pemerintah pusat tentang pemeriksaan kesehatan gratis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pemeriksaan kesehatan secara umum, layanan Speling ini juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan spesialis seperti tuberkulosis (TBC), kanker serviks, dan lain sebagainya. Termasuk pemeriksaan rutin antenatal care (ANC) terhadap ibu hamil, juga pemeriksaan gratis untuk penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Pastikan Kesiapan Mudik Nataru, Dishub Sumut Bersama Instansi Terkait Gelar Rampcheck Serentak, 7 Pengemudi Positif Narkoba

“Jadi yang kita bawa ke sini adalah yang memerlukan sentuhan dokter-dokter spesialis. Jadi tim di seluruh kabupaten/kota akan sisir desa dengan mobil-mobil Speling. Kita melakukan pemeriksaan gratis kepada masyarakat,” jelas Luthfi didampingi Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar menambahkan selama pelaksanaan layanan kesehatan Speling, beberapa penyakit yang banyak ditemukan pada masyarakat adalah TBC dan kanker serviks. Ada juga beberapa kasus tentang antenatal care (ANC) yang harus dirujuk ke rumah sakit karena ada gangguan kehamilan.

“Rata-rata masih dalam tahap awal. Makanya dokter spesialis ini kita turunkan untuk mengetahui lebih detail, tidak hanya dokter umum saja. Misal tadi ada orang hamil kembar, pertumbuhan tidak baik, dan perlu ada pemeriksaan lanjut. Kalau tidak seperti ini tidak akan selesai,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kesal Banjir Rob Tak Kunjung Teratasi, Warga Sayung Ingin Hengkang dari Demak dan Pilih Gabung Semarang

Seorang warga Cilacap, Ina Mariana, mengaku senang sekali karena ada kuota khusus untuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi penyandang disabilitas. Apalagi dapat bertemu dengan dokter-dokter spesialis dari RSUD dr Margono Soekarjo yang sudah ahli.

“Senang sekali. Tadi ada rontgen paru-paru, terus ini nanti ada fisioterapi, kemudian (pemeriksaan) jantung. Harapannya kuota lebih banyak. Hari ini kami baru berlima, harus lebih banyak lagi. Baru ini ada program seperti ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ahmad Luthfi sempat menjajal salah satu fasilitas layanan kesehatan berupa pijat atau fisioterapi. Ia juga meyerahkan bantuan sosial kelompok usaha bersama (KUBE) dan bantuan beras cadangan pangan Pemprov Jateng kepada masyarakat Kelurahan Cilacap. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB