Saudaramu Tidak Bersalah!

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pinterest

Ilustrasi: Pinterest

Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil *)

SUARAMUDA, SEMARANG — Dinamika adalah bentuk yang terjadi antar sesama manusia dalam pengertian saudara.

Melaksanakan niat baik atau ketulusan hati menjadi kenyataan, bisa dengan menolong, mengajak atau sekedar memberi perhatian adalah bentuk hubungan yang biasa terjalin antar saudara terlebih dalam status kandung atau hubungan darah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsekuensi dari itu semua adalah akibat yang ditimbulkan. Terlepas dirasa merugikan atau menguntungkan maupun yang lainnya, bentuk hubungan tersebut pada kenyataannya telah menjadi cara tumbuh kembang manusia sepanjang peradaban.

Jika persoalan pertama yang dikisahkan dalam berbagai jenis literatur adalah peristiwa pembunuhan dua bersaudara antara Kabil terhadap Habil saudaranya yang terbunuh.

Hubungan persaudaraan kandung selanjutnya dalam dinamika relatif tidak jauh berbeda, yaitu usaha pembunuhan Yusuf oleh saudara-saudaranya dengan suatu rencana matang.

Baca Juga :  NU dan Jalan Pulang ke Khittah: Menjaga Nurani di Tengah Godaan Riswah

Meski kedua kisah tersebut pada akhirnya berbeda, namun menjadi contoh cerita hubungan saudara dalam sejarah kehidupan manusia rentan permasalahan.

Secara benang merah, terkhusus dari dua kisah di atas, adalah adik atau yang lemah adalah senantiasa menjadi korban. Ketidakberdayaan kemudian menjadi alasan.

Meskipun orang tua telah sedemikian rupa berperan, peran saudara dalam menancapkan pengaruhnya dalam pembentukan sang adik tidak terhindarkan.

Keangkuhan sebagai lebih tua sebab karenanya lebih tahu, paham dan mengerti tentang hidup dan kehidupan menjadi faktor yang kuat namun tidak terbahasakan secara fisik.

Hal ini menjadi penyebab berbagai masalah selanjutnya terlebih jika kesombongan sang kakak kian nyata pasca sepeninggal orang tua dan peranannya setelah kematian.

Baca Juga :  Indonesia di BRICS: Langkah Strategis Menuju Dunia Multipolar

Kepasrahan yang sungguh diuji dari seorang hamba Tuhan menghadapi berbagai intimidasi dari saudara. Lagi-lagi, tuntutan kehidupan menjadi alasan selanjutnya.

Maka peran Tuhan menjadi penentunya. Sebab bunuh diri bukanlah solusi, maka bersabar dan ikhtiar adalah di antara pilihan yang terbaik dari ketiganya untuk menghadapi kehidupan yang lebih baik.

Serta bersikap tidak menyalahkan termasuk perilaku saudara yang seakan berkuasa dalam memperlakukannya dan berperilaku sesuka hati dalam kehidupan bersama.

Meski begitu, menerima perilaku tersebut sekaligus sikap menerima peran Tuhan Yang Maha Sabar. (Red)

*) Nazwar, S. Fil. I., M. Phil. adalah seorang Penulis Lepas Lintas Jogja Sumatera

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG
Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai
Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan
Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia
Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Palu Arit dan Bulan Bintang: Jalan Sunyi Sang Bolsyewik Mengawinkan Dua Poros Besar
Di Balik Tenda Pengungsian, Ada Rasa Aman yang Harus Dijaga
Menjaga Gunung Ungaran, Menimbang Masa Depan Energi Kabupaten Semarang
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG

Jumat, 18 September 2026 - 18:53 WIB

Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan

Kamis, 10 September 2026 - 07:34 WIB

Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia

Selasa, 8 September 2026 - 08:49 WIB

Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB