Buka Peringatan Harlah NU ke-102, PCINU Tunisia Gelar Ziarah Makam Syeikh Muhammad Tahir bin Asyur

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tunisia menggelar Ziarah di makam Syeikh Muhammad Thahir bin Asyur, pada Rabu, 15 Januari 2025

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tunisia menggelar Ziarah di makam Syeikh Muhammad Thahir bin Asyur, pada Rabu, 15 Januari 2025

SUARAMUDA, TUNISIA – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tunisia menggelar Ziarah di makam Syeikh Muhammad Thahir bin Asyur, pada Rabu, 15 Januari 2025.

Kegiatan tersebut sebagai pembuka rangkaian acara peringatan Harlah NU yang ke-102 dan dihadiri oleh ratusan warga Nahdliyyin di Tunisia.

Diawali dengan bersih-bersih rumput makam, ziarah dipimpin langsung oleh cendekiawan NU, Gus Zuhairi Misrawi, sekaligus menjadi Duta Besar RI untuk Tunisia dengan membaca Yasin, kemudian dilanjutkan dengan membaca kitab Maqashid Syariah di pesarean makan Syeikh Thahir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tunisia menggelar Ziarah di makam Syeikh Muhammad Thahir bin Asyur, pada Rabu, 15 Januari 2025

Gus Mis mengatakan, bahwa orang sukses itu harus memiliki kecerdasan intelektual dan spiritual. Melalui berziarah, hidup seseorang tidak melulu hanya berorientasi kepada hal-hal duniawi saja.

“Jika ingin menjadi orang yang sukses, maka seimbangkanlah dua dimensi, dunia dan akhirat” Ujar Gus Mis, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Indonesia Resmikan Indonesian Corner di Islamabad, MoU Perpustakaan Indonesia–Pakistan Ditandatangani

Ia juga menekankan, bahwa para kader Nahdliyyin di Tunisia harus memiliki visi misi besar dalam melanjutkan perjuangan pemikiran kyai-kyai NU dalam merawat keutuhan dan kebersamaan bangsa Indonesia.

“Dengan meneladani perjuangan para ulama, kader NU di Tunisia harus memiliki orientasi keulamaan dan cendekiawan untuk menjadi pemimpin di masa mendatang, “Kata Gus Mis.

Sementara itu, Muhammad Yusril Muna, Ketua Tanfidziyyah PCINU Tunisia mengatakan, bahwa momentum peringatan Harlah NU ke-102 ini sebagai ajang perekat dan solidatiras antar sesama warga Nahdliyyin di Tunisia untuk berkhidmat di jam’iyyah.

“NU berdiri sebagai organisasi kemasyarakatan terbesar di dunia tidak terlepas dari visi peradaban. Melalui perayaan Harlah NU ini, para kader NU seharusnya mampu menyelami dan melanjutkan kontribusi kyai NU dengan menghadirkan angin segar serta gagasan-gagasan besar bagi kemaslahatan masyarakat, “ucapnya.

Ketua Panitia Harlah NU ke-102, Hilmi Juandika menyampaikan, bahwa persiapan acara telah matang melalui rapat kerja gabungan antara panitia, jajaran syuriyah dan tanfidziyah PCINU Tunisia beberapa minggu lalu.

Baca Juga :  Berkontribusi Efektif Kembangkan Kota St. Petersburg, Wanita Indonesia Connie Rahakundini Bakrie Terima Golden Lion Prize dari Rusia

“Semarak peringatan Harlah NU ke-102 sudah sangat matang. Semua jajaran pengurus, lembaga-lembaga, dan Banom bergerak aktif dalam mensukseskan acara, “ujar Hilmi.

Adapun rangkaian Harlah, lanjut Hilmi, dimulai dengan ziarah makam ke Syeikh Thahir bin Asyur, Ijazah Kubro Tarekat Syadziliyah di petilasan Imam Abul Hasan al-Syadzili.

Kemudian dilanjutkan dengan lomba karya tulis ilmiah, futsal, dan Bahtsul Masail. Lalu, puncak Harlah akan mengadakan peluncuran Jurnal Khittah dan kuliah umum yang disampaikan oleh Prof. Dzuhair Dzawadi, pemikir kontemporer dari Tunisia.

“Seluruh rangkaian harlah ini bertujuan untuk mencetak kader NU dari Tunisia untuk menjadi intelektual dan meneruskan perjuangan para tokoh pendahulu, “pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!
Ribuan Migran Serbu Ceuta! Spanyol Turunkan Militer, Maroko Semprot Massa Pakai Meriam Air
Rusia Buru Bos Telegram!
76 Tahun Indonesia-Rusia dan 35 Tahun ASEAN-Rusia: Perkemahan Pemuda di Leningrad Jadi Simbol Diplomasi Kerakyatan
Strategi Rusia di ASEAN: Peluang Besar di Tengah Kompleksitas Geopolitik Kawasan
Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina, Rekonstruksi Gaza Jadi Komitmen Nyata
Ketika Sepak Bola Bukan Lagi Prioritas: Kenangan Sesungguhnya dari Piala Dunia 2026
Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Ribuan Migran Serbu Ceuta! Spanyol Turunkan Militer, Maroko Semprot Massa Pakai Meriam Air

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:43 WIB

Rusia Buru Bos Telegram!

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:31 WIB

76 Tahun Indonesia-Rusia dan 35 Tahun ASEAN-Rusia: Perkemahan Pemuda di Leningrad Jadi Simbol Diplomasi Kerakyatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:47 WIB

Strategi Rusia di ASEAN: Peluang Besar di Tengah Kompleksitas Geopolitik Kawasan

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB