Lu Orang Punya “Cien” Rp 15 Juta-Rp 20 Jutaan, Sudah Bisa Buka Usaha UMKM Kuliner Mie, Kepincut?

- Penulis

Jumat, 3 Januari 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi makanan mie / pinterest

Ilustrasi makanan mie / pinterest

SUARAMUDA, KOTA BOGOR – Lu orang punya duit di kisaran Rp 15 juta sampai dengan Rp 20 jutaan kan? Kalau punya “cien” a.k.a duit segitu, yuk lu orang kepincut buka usaha kuliner mi versi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Adalah juru masak atawa chef dari Bogasari Baking Center (BBC), Kota Bogor, Jawa Barat, Chairil Ichwan, yang mengatakan hal itu, termasuk kepada suaramuda.net, pada Senin (30/12/2024) lalu.

Waktu itu, Chef Chairil sedang membimbing sekitar 20 peserta pelatihan gratis membuat penganan berbasis tepung terigu, antara lain somai dan bakpao.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari duit segitu, sudah dapat gerobak untuk jualan mi keliling,” tutur Chef Chairil.

Kuliner Mie

Bisnis kuliner mie adalah salah satu bisnis kuliner yang marak di kalangan masyarakat Indonesia.

Mie, dalam khazanah kuliner, dapat berwujud panganan menu goreng maupun kuah.

Kuliner mie juga kaya akan topping atau campuran daging mulai dari daging ayam maupun sapi, dan sebagainya.

Baca Juga :  Begini Peranan Warga Negara Demi Menyokong Keberlanjutan Bangsa

Sajian kuliner mie juga bercampur dengan pangsit baik basah maupun kering, kecap, sambal, dan saus tomat.

Chef Chairil Ichwan (kanan) dari Bogasari Baking Center (BBC) Kota Bogor, Jawa Barat bersama salah peserta pelatihan membuat kudapan berbasis tepung terigu, Hoesanna Doe, pada Senin (30/12/2024), di dapur BBC Kota Bogor. Sumber foto: Primus

1 Kilogram Mie Jadi 12 Porsi

Sementara, Manager Public Relations (PR) Rudianto Pangaribuan, bilang begini, saat kesempatan sama.

“Seperti halnya dimsum, mie masuk dalam makanan kudapan”.

Makanan kudapan bukanlah makanan sehari-hari sebagaimana layaknya nasi dan lauk-pauknya.

Maka dari itu, butuh strategi khusus menyiasati bisnis kudapan, salah satunya dari penentuan harga yang ramah di kantung ke konsumen.

“Orang membeli makanan kudapan dengan harga memadai,” kata Rudianto.

Lebih lanjut, Rudianto, pria penyuka olahraga jogging ini, memberikan tips memulai bisnis kuliner mi.

“Tidak perlu membuat mi sendiri untuk memulai bisnis mie,” kata Rudianto.

Membuat mie sendiri, bagi pemula, menurut Rudianto, memerlukan energi lebih banyak.

Saran Rudianto, pebisnis pemula membeli saja mie dari pelaku UMKM.

Terang Rudianto, rerata harga mie dari UMKM, adalah Rp 20.000 per kilogram.

“Dengan ukuran 1 kilogram mi, bisa dibuat 12 porsi menu mi,” kata Rudianto.

Baca Juga :  Keanggunan Tari Mojang Priangan dalam Harmoni Budaya dan Kreativitas pada Urband Dance Camp 2024

Dari penghematan melalui pembelian mie tadi, pemula bisnis kuliner mi bisa lebih berfokus pada pembuatan racikan bumbu menu mi.

Bogasari Kasih Pendampingan Berkelanjutan

Menurut Rudianto lagi, Bogasari melalui BBC memberikan pendampingan berkelanjutan bagi peserta pelatihan yang serius mengembangkan bisnis dimsum, mie, dan semua makanan berbahan dasar tepung terigu.

Rudianto bilang, BBC secara berkesinambungan menghubungi pelaku bisnis UMKM kuliner untuk membantu tahap demi tahap proses bisnis kuliner ini.

“Kami membukakan peluang-peluang baru dan pasar-pasar baru melalui BBC,” ujar Rudianto.

Bogasari adalah salah satu unit bisnis dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Berpusat di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Bogasari fokus pada penggilingan gandum menjadi tepung terigu.

Selain di Kota Bogor, BBC juga ada di Tanjung Priok, di lokasi sama dengan kantor pusat dan pabrik Bogasari.

BBC Tanjung Priok adalah yang tertua dari empat BBC di seluruh Indonesia.

Kata penjelasan Rudianto Pangaribuan, Bogasari mendirikan BBC Tanjung Priok sejak 1981. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB