Amanda Isti; Penyanyi Muda Boyolali, Luncurkan Single Akustik “Matursuwun Semarang”

- Penulis

Selasa, 3 Desember 2024 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyanyi muda Boyolali Jawa Tengah, Amanda Isti/ foto: dok.istimewa

Penyanyi muda Boyolali Jawa Tengah, Amanda Isti/ foto: dok.istimewa

SUARAMUDA, BOYOLALI — Dunia musik Indonesia kembali diwarnai oleh talenta baru dari Boyolali, Jawa Tengah. Ya, dia adalah Amanda Isti, penyanyi muda asal Cuki, Kadipaten Andong, yang baru saja merilis single perdana yang berjudul “Matursuwun Semarang”.

Lagu ini hadir dengan balutan musik akustik Jawa yang memukau, menawarkan warna baru dalam industri musik Indonesia.

Single yang ditulis oleh Sigit Prasetyo Aji ini bercerita tentang perasaan ikhlas dalam menghadapi perpisahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan lirik yang menyentuh hati, “Matursuwun Semarang” menggambarkan perjalanan cinta yang harus berakhir meski kenangan dan harapan untuk kembali masih terpendam.

Lirik Lagu “Matursuwun Semarang”

Lagu ini dimulai dengan lirik penuh perasaan, yang mengisahkan kenangan indah yang tersimpan rapi:

“Kesimpen rapi sewu siji cerito
Naliko koe nyanding ati iki
Sekuat ku nrimo keputusan mu wingi
Seng milih ninggal janji bebarengan…”

Baca Juga :  PMII UMAHA Soroti Isu Sosial Lewat Nobar “Pesta Babi” Bersama PAC Ansor Taman Sidoarjo

Refrain lagu ini menyampaikan perasaan yang tulus meski harus merelakan:

“Mungkin cukup semene aku ngenteni
Kuto iki seksi tangis pupuse tresno ku
Nganti sak iki aku mung iso dongakke awak mu
Matursuwun semarang kenangan mu…”

Dengan iringan musik akustik yang lembut, Amanda berhasil menyampaikan emosi mendalam lewat suaranya yang khas dan penuh makna.

Profil Amanda Isti

Amanda Istiqomah, yang lebih dikenal dengan nama Amanda Isti, lahir pada 19 Juni 2003, di Boyolali, Jawa Tengah.

Selain berkecimpung di dunia musik, Amanda juga seorang mahasiswa program studi Tadris IPA di Universitas Islam Negeri Salatiga. Saat ini, ia sedang menempuh semester 5 di kampus tersebut.

Meski masih muda, Amanda telah menunjukkan potensi besar dalam dunia musik. Dalam perjalanan karirnya, ia berharap bisa menginspirasi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai musik tradisional, khususnya musik Jawa.

Baca Juga :  Judoka Dunia Asal Rusia, Muhammad Magomedov: Persahabatan Rusia-Indonesia Adalah Anugerah Berharga

Mengangkat Musik Tradisional dengan Sentuhan Modern

Dengan dirilisnya lagu “Matursuwun Semarang”, Amanda Isti tidak hanya memperkenalkan kualitas vokalnya yang memukau, tetapi juga membawa genre akustik Jawa ke dalam panggung musik yang lebih luas.

Lagu ini mengusung tema perpisahan yang penuh makna, namun tetap memberikan rasa syukur kepada kenangan yang pernah ada.

Lagu ini sekaligus menjadi contoh bagaimana musik tradisional bisa tetap relevan dan dinikmati oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda yang semakin terbuka terhadap musik dengan nuansa budaya lokal.

Biodata Amanda Isti:
Nama: Amanda Istiqomah
Tanggal Lahir: 19 Juni 2003
Asal: Cuki, Kadipaten Andong, Boyolali
Kampus: Universitas Islam Negeri Salatiga
Program Studi: Tadris IPA (Semester 5)

Dengan peluncuran single “Matursuwun Semarang”, Amanda Isti kini resmi memulai perjalanan karir musiknya. Yuk, kita tunggu karya-karya Amanda selanjutnya! (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB