Jangan Takut! Diklatsar Organisasi MALIMPA Universitas Muhammadiyah Surakarta Tetap Utamakan Keselamatan Anggota

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SURAKARTA — Dunia pendakian saat ini disuguhkan banyaknya kasus orang tersesat, hilang, hipotermia dan problematik lain. Kasus-kasus itu membuat kita miris, karena sesungguhnya semuanya bisa diantisipasi sebelumnya.

Hal itu diungkapkan Komandan/ Operasional Diklatsar XLII Mahasiswa Muslim Pecinta Alam (MALIMPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Yuzzri Angga Karunia, saat pelaksanaan Diklatsar ke-42, Minggu (10/11/2024) lalu.

Yuzzri Angga melanjutkan, kasus-kasus tersebut bisa jadi karena kurangnya perencanaan serta pengetahuan. Dia juga mengatakan, bisa jadi para korban juga tidak pernah mengikuti pendidikan dasar seperti pada organisasi-organisasi pecinta alam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dok. MALIMPA Universitas Muhammadiyah Surakarta

“Maka penting bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat untuk mengikuti pendidikan di organisasi pecinta alam seperti KPA, SISPALA atau MAPALA untuk meng-uprade skill dalam berkegiatan outdoor dan pendakian, “lanjutnya.

Diklatsar ke-42 MALIMPA Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun 2024 ini adalah tahun ke-45. Dan pada tahun ini pula, para pengurus MALIMPA berupaya membuktikan bahwa diklatsar bukanlah ajang perpeloncoan, melainkan bertujuan penting yang menjadi bekal dasar ketika berkegiatan outdoor.

Dengan mengusung tema “Disiplin, Berani dan Bertanggung Jawab”, Diklatsar ke-42 MALIMPA Universitas Muhammadiyah Surakarta diharapkan mampu membentuk karakter leadership.

Hal itu, agar para anggota lebih matang dalam mempersiapkan segala kebutuhan dan siap menghadapi situasi apapun dalam berkegiatan outdoor.

Baca Juga :  Ciamik! Begini Cara Mahasiswa FISIP UIN Walisongo Berkuliah, Kunjungi Suara Merdeka dan Praktik Ilmu Jurnalistik!

Diklatsar yang dilaksanakan pada 9 -14 November 2024 ini digelar di area lereng Gunung Lawu bagian selatan. Para peserta disuguhkan materi kemudian untuk diaplikasikan di lapangan terbuka seperti materi di hutan sekitar.

Setelah itu, para peserta diajak susur jalan sepanjang kurang lebih 50 km, yakni jarak dari area Gunung Lawu hingga kembali ke kampus UMS untuk selanjutnya mengikuti pelantikan.

Sesuai Standar K3

Dalam kegiatan, panitia benar-benar telah menyiapkan rencana sesuai standar K3 sehingga safety first (keselamatan dan kesehatan menjadi keutamaan). Mereka sebelumnya telah mengurus perizinan, perlengkapan, konsumsi, medis, survei lokasi serta simulasi untuk memastikan keamanan lokasi sebelum digunakan.

Diikuti 28 peserta, panitia juga telah membekali latihan fisik serta beragam materi seperti manajemen kegiatan, navigasi (IMPK), survival dan masak rimba, sheltering, simpul dan ascen descend, jungle rescue (E-SAR), ibadah di perjalanan, serta pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) sebelum kegiatan di hutan.

“Sesuai prosedur, kami lakukan perijinan mulai dari Perhutani, Koramil, Polsek, Polres serta masyarakat sekitar seperti RT/RW, kepala desa hingga Kecamatan. Dan kami memastikan pula ijin dan komunikasi dengan orang tua peserta secara intens, agar mereka tidak khawatir dengan kondisi anaknya ketika mengikuti kegiatan, “ujar Yuzzri Angga, menjelaskan.

Baca Juga :  Webinar Universitas Tidar: Misi Besar BIPA untuk Menduniakan Bahasa Indonesia

Sedangkan di bidang kesehatan, panitia juga bekerja sama dengan BAZNAS Surakarta, MDMC Surakarta, dan persiapan jalur evakuasi dengan menggandeng ambulance dari LAZISMU Surakarta.

“Diklatsar kali ini peserta juga kami daftarkan asuransi dari BPJS apabila ada hal-hal tak terduga, atau emergency, ” imbuhnya.

Ia berharap, pegiat outdoor seperti KPA, SISPALA dan MAPALA serta organisasi pecinta alam lainya dapat mencontoh penerapan Diklatsar yang telah dilakukan MALIMPA Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Dok. MALIMPA Universitas Muhammadiyah Surakarta

Penilaian Publik

Staf Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Suyatmin Waskito Adi, mengatakan organisasi pecinta alam MALIMPA telah banyak berkontribusi terutama dalam pengabdian terhadap masyarakat.

“Sehingga perlu adanya regenerasi dan kaderisasi. Pesan saya, untuk peserta silahkan ikuti SOP yang sudah dibuat dan setiap instruksi karena semua ada dasarnya bahwa kegiatan kalian ekstrem dan berbahaya sehingga perlu kehati-hatian, “sambungnya.

Pembina MALIMPA, Eko Sudarmanto pada kesempatan itu menyebut, Diklatsar adalah ‘kawah candradimuka’ Gatotkaca.

“Kalian akan ditempa, dicelupkan dan direndam sehingga menjadi pribadi yang berkarakter dan bermental baja. Sehingga siap menghadapi masalah baik di perkuliahan, pekerjaan dan keluarga setelah lulus nanti karena disetiap kehidupan pasti akan selalu ada permasalahan, “ungkapnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB